3 Pimpinan Pemberontak Papua Paling Berbahaya

Kamis, 6 Desember 2018 06:30 Reporter : Syifa Hanifah
3 Pimpinan Pemberontak Papua Paling Berbahaya Senjata OPM. ©2018 istimewa

Merdeka.com - Beberapa kali kasus penembakan terjadi di Papua. Contoh terbaru terjadi pembunuhan puluhan pekerja pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. TNI menyebut pihak yang bertanggung jawab adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB).

TNI berserta Polri terus berburu pimpinan kelompok tersebut. Beberapa waktu yang lalu TNI telah berhasil menangkap pimpinan dari kelompok bersenjata yang sering menyebar teror di Tanah Papua.

Berikut ini pimpinan kelompok bersenjata Papua penebar teror:

1 dari 3 halaman

Leo Yogi

Senjata OPM. ©2018 istimewa

Pimpinan Organisasi Papua Merdeka, Jhon Magay Yogi alias Leo Yogi berhasil ditangkap pada tahun 2015 silam oleh Tim Satgas gabungan bersama anggota Polres Nabire. Operasi itu sempat diwarnai baku tembak antara polisi dan kelompok OPM. Kapolres Nabire, AKBP Situmeang saat itu mengatakan tembak menembak tidak bisa dihindari karena kelompok OPM mencoba melarikan diri dengan menggunakan kendaraan mini bus dan sempat terjadi aksi kejar-kejaran.

Selain menangkap Leo Yogi, pihaknya membekuk dua anggota OPM lain. Yakni Muraya dan Jemmy. Mereka juga menyita sepucuk pistol jenis FN. "Leo Yogi sendiri dilaporkan mengalami luka tembak di bagian kaki," kata Situmeang.

Informasi yang dihimpun, Leo dan kelompoknya diduga dalang dalam insiden bentrokan di Paniai, Papua 8 Desember 2014 lalu. Dalam Insiden di Paniai, sekitar 200 orang anak buah Leo menyerang dan membakar kantor Koramil dan Mapolsek Paniai Timur.

2 dari 3 halaman

Timika Wonda

Senjata OPM. ©2018 istimewa

Tim ambush Kodam XVII/Cenderawasih pimpinan Lettu Inf Firman, terlibat kontak tembak yang terjadi tahun 2014 silam, dengan kelompok Organisasi Papua Merdeka. Pasukan dari Yonif 751 ini akhirnya menembak mati salah satu komandan OPM Timika Wonda.

Sebagai informasi, Timika Wonda dan kelompoknya beroperasi di kawasan Tingginambut, Puncak Jaya. Mereka sering mengganggu rakyat yang tak bersimpati pada perjuangan OPM. Kelompok bersenjata ini pula yang beberapa kali menembaki TNI, Polri dan masyarakat.

3 dari 3 halaman

Egianus Kogoya

Senjata OPM. ©2018 istimewa

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pimpinan Egianus Kogoya adalah pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan puluhan pekerja pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua yang terjadi pada Sabtu (1/12) lalu. Aksinya tersebut bukan pertama kalinya dia menjadi dalang aksi teror di Papua.

Egianus merupakan aktor juga di balik penculikan 15 guru dan sejumlah tenaga kesehatan di Mapenduma. Mereka disandera selama 14 hari mulai 3 Oktober hingga 17 Oktober 2018.

[has]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini