2 Remaja di Gunungkidul curi kambing hingga pompa air buat foya-foya
Merdeka.com - Dua orang kakak beradik berinisial Irf (22) dan Is (18) dibekuk kepolisian karena melakukan pencurian di wilayah Gunungkidul. Kakak beradik ini sudah hampir dua tahun ini rutin melakukan pencurian.
Menurut Kapolsek Nglipar, AKP Kasiwon, kedua kakak beradik ini ditangkap setelah melakukan pencurian tujuh mesin pompa air milik warga Pengkol, Nglipar, Gunungkidul. Kakak beradik itu ditangkap pada penghujung bulan Maret 2017 yang lalu.
"Kakak beradik Irf dan Is ini berasal dari keluarga broken home. Mereka tak lagi tinggal bersama dan jauh dari pengawasan orangtuanya. Dari pengakuan mereka, hasil mencuri mereka gunakan untuk bersenang-senang," ujar Kasiwon, Kamis (6/3).
Kasiwon menambahkan bahwa dari pengakuan keduanya, didapati keterangan bahwa mereka tak hanya mencuri pompa air saja. Kakak beradik ini sudah melakukan pencurian di sejumlah tempat di Gunungkidul dark 2015-2017. Keduanya kerap beraksi bersama dua orang rekannya berinisial By dan Rr, yang saat ini masih menjadi buron.
"Berbagai barang pernah mereka curi. Mulai dari kambing, kayu, pompa air, belasan liter bensin, alat elektronik dan lainnya. Hasil pencurian dibagi rata oleh keempat peserta dan digunakan untuk membeli rokok dan bersenang-senang," ungkap Kasiwon.
Dari tangan kedua kakak beradik ini, polisi menyita satu buah penanak nasi merk Miyako warna biru, satu jam dinding merk on time warna cokelat, dua papan catur, satu buah helem, satu buah jeriken, dan satu unit receiver parabola.
"Pelaku akan kita jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian. Hukuman maksimal sembilan tahun penjara," pungkas Kasiwon.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya