Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Notaris Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir Dijemput Paksa, Seorang Diduga Kabur

2 Notaris Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir Dijemput Paksa, Seorang Diduga Kabur Rilis kasus penggelapan aset milik keluarga Nirina Zubir. ©Kapanlagi.com/Budy Santoso

Merdeka.com - Polisi menjemput paksa Ina Rosiana, seorang tersangka kasus mafia tanah yang merugikan keluarga artis Nirina Zubir. Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) notaris ini ditangkap di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (23/11) dini hari.

Penjemputan paksa itu dilakukan lantaran Ina bersama tersangka Erwin Riduan, sesama PPAT notaris di Jakarta Barat, tak datang atau mangkir dari panggilan untuk pemeriksaan pada Senin (22/11) siang.

"Untuk notaris Ima Rosiana telah berhasil ditangkap ya (di Apartemen Kalibata)," kata Kasubdit Harda Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi saat dikonfirmasi.

Sementara tersangka Erwin Riduan masih dikejar petugas. Ketika dilakukan penjemputan, dia diduga kabur dari lokasi.

"Untuk Notaris Erwin Riduan belum ditemukan pada alamat yang dicari," kata Pertus.

Penyidik sementara menduga Erwin melarikan diri dari proses penjemputan paksa untuk menjalani pemeriksaan perdana seusai ditetapkan sebagai tersangka beberapa waktu lalu. "Ya, kita menduga seperti itu karena tidak ada alasan yang patut dan layak," sebut Petrus.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya telah mengagendakan pemeriksaan dua tersangka notaris asal Jakarta Barat, Ina Rosaina dan Erwin Riduan. Pemeriksaan dijadwalkan pada Senin (22/11) mulai pukul 15.00 WIB.

"Ya agendanya adalah kita melakukan pemanggilan terhadap notaris yang 2 lagi atas nama Ina dan atas nama Erwin yang kita sudah tetapkan sebagai tersangka sebelumnya," kata Kasubdit Harda Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi saat dikonfirmasi, Senin (22/11).

Pemeriksaan kedua tersangka ini untuk mendalami informasi terkait akta jual beli sertifikat dalam kasus mafia tanah itu yang dialami Artis Nirina Zubir.

Untuk diketahui, penyidik Sub Direktorat Harta dan Benda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya masih mengembangkan kasus ini. Tidak tertutup kemungkinan adanya tersangka baru.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyidik membidik tersangka baru, setelah menetapkan 5 tersangka. "Tiga yang ditahan, dan dua ini masih dalam pemeriksaan. Kemungkinan bakal ada lagi tersangka lain. Ini masih kita lakukan pendalaman, dan mungkin akan berkembang lagi ya," kata Yusri kepada wartawan, Kamis (18/11).

Dalam penanganan kasus mafia tanah yang dialami Nirina Zubir, polisi menyebut terdapat dua klaster tersangka. Kluster pertama yakni pelakunya yang merupakan pasangan suami istri mantan ART Nirina, yaitu Riri Kasmita dan Endrianto. Kemudian kluster kedua yakni para notaris, di antaranya asal Jakarta Barat bernama Ina Rosaina dan Erwin Riduan, lalu dari Tanggerang bernama Faridah.

Mereka diduga ikut membantu dalam rangkaian perubahan akta tanah milik Nirina Zubir sebanyak 6 sertifikat tanah yang secara tiba-tiba berganti status kepemilikan dengan total kerugian mencapai Rp17 miliar. Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Penampakan Rumah Artis Nirina Zubir yang Sempat Dikuasai Mafia Tanah
Penampakan Rumah Artis Nirina Zubir yang Sempat Dikuasai Mafia Tanah

Usai mendapatkan kembali surat tanah orang tuanya, Nirina membagikan foto rumah yang dokumennya sempat dikuasai oleh mafia tanah.

Baca Selengkapnya
AHY Berhasil Gebuk Mafia Tanah, Akhirnya Nirina Zubir Menerima 2 Sertifikat yang Selama ini Berkonflik
AHY Berhasil Gebuk Mafia Tanah, Akhirnya Nirina Zubir Menerima 2 Sertifikat yang Selama ini Berkonflik

Nirina Zubir mengaku lega kini persoalan tanah yang menimpanya akhirnya selesai.

Baca Selengkapnya
Tegakkan Keadilan, Kementerian ATR/BPN Serahkan Kembali Sertipikat Tanah Keluarga Nirina Zubir
Tegakkan Keadilan, Kementerian ATR/BPN Serahkan Kembali Sertipikat Tanah Keluarga Nirina Zubir

Sertipikat tersebut diserahkan di Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta pada Selasa (13/02/2024).

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Potret Nirina Zubir Adu Mulut Dengan Pengacara Eks ART Mafia Tanah, Beri Respon Elegan Hingga Bentak Balik Sampai Suasana Jadi Sunyi
Potret Nirina Zubir Adu Mulut Dengan Pengacara Eks ART Mafia Tanah, Beri Respon Elegan Hingga Bentak Balik Sampai Suasana Jadi Sunyi

Simak potret Nirina Zubir saat adumulut dengan pengacara eks ART mafia tanahnya.

Baca Selengkapnya
Heboh Nirina Zubir Tarik Dukungan ke Capres Pemilu 2024, Apa Alasannya?
Heboh Nirina Zubir Tarik Dukungan ke Capres Pemilu 2024, Apa Alasannya?

Aktris Nirina Zubir menghebohkan jagat maya dengan keputusan mengejutkan terkait Pemilu 2024.

Baca Selengkapnya
Terungkap, Ini Alasan Tujuh Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Dipindah ke Bandung
Terungkap, Ini Alasan Tujuh Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Dipindah ke Bandung

Tujuh terpidana kasus pembunuhan Vina dan Rizki alias Eky dipindahkan dari Lapas Cirebon ke Lapas Banceuy dan Rutan Kebon Waru di Kota Bandung.

Baca Selengkapnya
VIDEO: Tegas Menteri AHY Gebuk Mafia, Artis Nirina Semringah Terima Sertifikat Tanah
VIDEO: Tegas Menteri AHY Gebuk Mafia, Artis Nirina Semringah Terima Sertifikat Tanah

AHY menyampaikan, para mafia tanah mampu melakukan berbagai cara untuk menipu para korban.

Baca Selengkapnya
Pesan Tegas Menteri AHY Serahkan Sertifikat Tanah ke Artis Nirina, Mafia Tanah Jangan Macam-macam!
Pesan Tegas Menteri AHY Serahkan Sertifikat Tanah ke Artis Nirina, Mafia Tanah Jangan Macam-macam!

Dalam kesempatannya, AHY juga menyampaikan sebuah pesan tegas khususnya untuk oknum mafia tanah.

Baca Selengkapnya
Usia Bunuh Rini, Arif Masih 'Belagak' Tenang dan Balik Bekerja di Kantornya
Usia Bunuh Rini, Arif Masih 'Belagak' Tenang dan Balik Bekerja di Kantornya

Polisi juga menetapkan tersangka lainnya yang turut membantu pelaku membuang jasad Rini di pinggiran kali.

Baca Selengkapnya