2 Kuintal pamper bekas kotori anak Sungai Brantas di Kediri
Merdeka.com - Kebiasaan warga membuang sampah ke sungai masih marak di Kediri, Jawa Timur. Dari hasil bersih-bersih di enam jembatan anak Sungai Brantas, terkumpul dua kuintal sampah popok bayi alias pamper.
"Popok mengandung zat ecoli yang berbahaya bagi ikan dan manusia. Selain itu dalam kandungan popok termasuk pula pembalut wanita ada tiga unsur, yaitu plastik, pemutih dan pewangi atau pelembut. Dan temuan kita dari total keseluruhan sampah yang berada di aliran sungai 60 persen merupakan sampah popok, selebihnya sampah plastik, pembalut wanita, serta sampah organik," kata aktivis lingkungan Aziz kepada wartawan, Senin (25/9).
Kesadaran masyarakat yang rendah dan doktrin salah menjadikan masyarakat berperilaku buang sampah ke sungai. Salah satu contohnya dengan membakar popok bekas bayi, maka si bayi akan mengalami sakit kulit.
Sementara itu menurut Sudardi warga sekitar yang tinggal di sekitar anak Sungai Brantas, melihat setiap hari warga banyak yang melintas di jembatan dan membuang sampah bekas popok bayi.
"Saya pernah melarang namun malah dimaki-maki si pembuang sampah tersebut," cerita Sudardi.
Sampah-sampah pamper yang terkumpul selanjutnya dibawa ke Dinas Lingkungan Hidup setempat, dengan harapan mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah.
"Jika dibiarkan dan akan berbahaya," pungkasnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya