Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

130 Jemaah di Jateng Gagal Umrah Gara-Gara Moratorium dari Arab Saudi

130 Jemaah di Jateng Gagal Umrah Gara-Gara Moratorium dari Arab Saudi Ilustrasi. ©2020 Merdeka.com/Irwanto Djasman

Merdeka.com - Sebanyak 130 calon jemaah umrah dari biro Fatimah As Zahra di Semarang gagal diberangkatkan lantaran Arab Saudi memoratorium pelaksanaan umrah dari sejumlah negara, sebagai antisipasi pencegahan virus korona atau Covid-19.

"Semua keputusan sangat cepat membuat kami selaku biro umrah merasa dirugikan. Banyak calon jemaah merasa bingung menanyakan penghentian umrah dari Arab. Makanya kita kasih pilihan re-schedule jadwal keberangkatannya dengan pilihan tanggal sesuai keinginan mereka. Atau refund," kata CEO Fatimah Az Zahra Semarang Muhammad Rifki AZ Zahdi saat ditemui di kantornya, Kamis (27/2).

Dia mengungkapkan dari informasi hingga akhir bulan Februari 2020, sudah ada ratusan calon jemaah yang akan diberangkatkan.

"Sekarang ada 130 calon jemaah umrah yang berpaspor gagal berangkat pada Sabtu (29/2) besok. Kita sedang koordinasi dengan pihak terkait soal jadwal penerbangan, seluruh akomodasi dan biro dari Mekahnya," ujarnya.

Muhammad Rifki Az Zahdi berjanji memberikan refund 100 persen bagi para calon jemaah yang terlanjur membayar untuk keberangkatan tanggal 29 Februari dan 3 Maret 2020.

"Sambil kita menunggu masa karantina di Saudi yang kira-kira 14 hari, kita berikan refund tiket sampai 100 persen bagi calon jemaah yang ingin membatalkan keberangkatannya," jelasnya.

Seorang calon jemaah umrah, Sri Maryati Handi mengaku kaget ketika mendapat kabar gagal berangkat. Biro perjalanan umrah juga hanya memberi keterangan tidak bisa berangkat.

"Ya intinya harus menunggu jadwal keberangkatan lagi. Padahal saya sudah bayar lunas, paspor juga sudah jadi tentunya persiapan juga sudah. Kalau seperti ini intinya tidak jadi berangkat maskapai penerbangan Garuda juga harus nunggu," kata Sri Maryati Handi.

Sementara itu, Kasi Pendaftaran dan Dokumen Haji Kementerian Agama (Kemenag) Jateng Ahmadi mengaku belum ada informasi petunjuk teknis, terkait penundaan pemberangkatan jemaah umrah.

"Kalau ada info begitu kami menunggu kabar dari Kemenag pusat. Jika Pemerintah Arab Saudi memberlakukan penghentian sementara umrah akan berdampak pada musim haji pada tahun ini," tutup Ahmadi.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP