11 Pejabat Jateng Disuntik Vaksin Sinovac, Tahap Pertama Selesai April 2021

Kamis, 14 Januari 2021 06:03 Reporter : Danny Adriadhi Utama
11 Pejabat Jateng Disuntik Vaksin Sinovac, Tahap Pertama Selesai April 2021 Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2020 REUTERS

Merdeka.com - Sebanyak 11 pejabat dan tokoh masyarakat akan mendapat kesempatan pertama yang disuntik vaksin Sinovac, Kamis (14/1). Proses vaksinasi nantinya dipusatkan di RSUD Tugurejo, Semarang pukul 07.00 WIB.

"Yang divaksin pertama, Gubernur dan Wakil Gubernur, Pangdam IV Diponegoro, Kapolda, Ketua DPRD, Kepala Dinas Kesehatan, Dirut RSUD, Pimpinan IDI, PMI, dan tokoh agama dari Keuskupan Agung Semarang dan perwakilan MUI," kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo dalam diskusi zoom, Rabu (13/1).

Dia menyebut pelaksanaan vaksinasi di tiga daerah dilakukan Kabupaten Semarang dilakukan di Puskesmas Ungaran, RSUD Bung Karno di Solo, dan Puskesmas Pandanaran Kota Semarang. Sedangkan perkiraan vaksinasi covid-19 tahap pertama di Jateng bakal selesai April 2021. Terkait pernah menjadi penyintas covid-19, Walikota Semarang, Hendar Prihadi juga akan ikut divaksin di Puskesmas Pandanaran.

"Sebaiknya tidak divaksin dulu. Mengingat uji klinis vaksin itu tidak diberikan pada yang pernah menderita covid-19, karena efeknya belum ada laporan. Pemberian vaksin itu kalau ditelusuri antibodi rendah," ujarnya.

Selama periode vaksinasi tahap pertama, setiap fasilitas kesehatan di Jateng hanya melayani 45 orang per hari. Dalam satu hari, vaksinasi juga dibagi dalam tiga sesi. "Masing-masing sesi melayani 15 orang," ungkapnya.

Setiap peserta, harus lebih dulu melewati pemeriksaan kesehatan. Ada dua meja pemeriksaan yang harus dilewati tenaga kesehatan sebelum akhirnya disuntik vaksin covid-19.

"Meja pertama, pendaftaran. Meja kedua, tempat pemeriksaan apakah memenuhi syarat. Kalau lolos, menuju meja tiga untuk penyuntikan vaksin. Meja keempat, observasi. Yang divaksin tidak langsung pulang. Minimal 30 menit duduk untuk dipantau reaksinya, jika terjadi reaksinya langsung diobat, diberikan konsultasi, dan penyuluhan," ungkapnya.

Setelah para pejabat divaksin secara serentak, kemudian giliran para tenaga kesehatan (nakes). Pihaknya menjamin semua nakes akan mendapat vaksinasi tanpa membedakan status kepegawaiannya. "Jadi mulai dokter, perawat, karyawan rumah sakit dan puskesmas yang berstatus ASN maupun non ASN," jelasnya.

Pada tahap pertama vaksinasi, Yulianto menyebut ada 38.240 dosis vaksin yang didistribusikan bagi Kota Semarang. Di Kabupaten Semarang diberi 8.000 dosis untuk kurang lebih 3.000 nakes serta Kota Solo dapat jatah 10.620 dosis untuk 10.069 nakes.

"Solo masih satu dosis suntikan, untuk penyuntikan kedua bagi wilayah Solo masih menunggu kiriman dari pusat. Kalau yang Semarang dan Kabupaten Semarang sudah disediakan dua dosis sekaligus," ungkap dia. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini