Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

11 Karyawan curi sparepart di pabrik perakitan ponsel di Tangerang

11 Karyawan curi sparepart di pabrik perakitan ponsel di Tangerang Karyawan curi barang milik pabrik di Tangerang. ©2018 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Pabrik perakitan telepon genggam di kawasan pergudangan Cikumas 2, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, dibobol karyawannya. Tak tanggung-tanggung, 11 pegawai pabrik bersekongkol melakukan pencurian.

Kapolsek Cikupa, Kompol Idrus Madaris mengatakan, dari 11 karyawan pabrik 7 di antaranya berhasil diamankan. Sementara 4 pelaku lainnya masih dalam pengejaran Polisi.

Menurut Idrus, aksi pencurian dengan pemberatan itu terendus pihak perusahaan berdasarkan hasil audit dan kemudian dilaporkan pada November 2017.

"Berdasarkan hasil audit dan keterangan pelaku pencurian itu terjadi sejak Maret hingga Agustus 2017," kata Idrus, Senin (1/1).

Pihak manajemen menaksir kerugian mencapai Rp 4 miliar. Dari ke-11 karyawan itu, masing-masing bekerja sebagai sopir, karyawan gudang, dan petugas keamanan.

Dia menambahkan, pencurian dilakukan para karyawan itu adalah barang berupa sparepart handphone yang tersimpan di gudang maupun yang hendak diantarkan.

"Dari hasil kejahatannya, pelaku bisa membeli mobil dan barang mewah lain yang turut kami jadikan barang bukti hasil kejahatan para pelaku," ucapnya.

Sparepart yang dicuri dari pabrik itu nantinya akan dirakit kembali untuk dipasarkan sebagai barang gelap.

"Karena nilai kerugiannya saja sampai Rp 4 miliar," ucap dia.

Atas perbuatan para pelaku dijerat pasal 363 jo 374 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara. "Kami juga masih melakukan pengejaran terhadap 4 pelaku lain, yang berperan sebagai penadah, juga karyawan pabrik," katanya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP