100 hari kasus penyerangan Novel Baswedan, KPK gelar doa bersama
Merdeka.com - Seluruh pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar aksi doa bersama di lobi kantor KPK untuk kesembuhan penyidik KPK Novel Baswedan.
Pantauan merdeka.com, beberapa pegawai KPK membentangkan beberapa kertas di antaranya bertuliskan 'Pak Presiden tolong tangkap penyerang Novel Baswedan', 'Solidaritas dan aksi doa bersama untuk Novel Baswedan'.
Dalam aksi itu turut hadir istri dari Novel Baswedan, Rina Emilda serta para petinggi KPK seperti Agus Raharjo, Saut Situmorang, Basaria Pandjaitan dan Laode Muhammad Syarif.

KPK doa bersama untuk Novel Baswedan ©2017 Merdeka.com/Desi Aditia Ningrum
Aksi tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian sambutan dari ketua KPK, Agus Raharjo. Dalam sambutannya Agus mengatakan, hari ini merupakan tepat 100 hari kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan. Oleh karena itu, dia mengajak seluruh pegawai KPK berdoa untuk Novel.
"Mari kita tetap beroda untuk saudara Novel," kata Agus, di lobi gedung KPK Jakarta, Kamis (20/7).
Selain Agus, Rina Emilda pun memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Rina yang sore itu mengenakan gamis hitam dengan jilbab pink mengucapkan terima kasih kepada pemerintah telah membiayai pengobatan Novel selama ini.
Rina mendesak Presiden Joko Widodo untuk dapat mengungkap kasus yang menimpa suaminya itu. Di akhir sambutannya, Rina berharap agar pelaku penyerangan Novel segera terungkap.
"Harapan keluarga pelakunya segera terungkap dengan segera," ujarnya sambil menitikkan air mata.
Di akhir aksi seluruh pegawai KPK berdoa untuk Novel. Terlihat Rina menundukkan kepala sambil menitikkan air mata.
Sampai hari ini bayangan pelakunya pun belum nampak. Hari ini kita berisi tegak di sini terbukti bahwa novel tidak sendiri.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya