Bos UOB Indonesia: Pertumbuhan Kredit Belum Sesuai Target

Rabu, 15 September 2021 16:08 Reporter : Anisyah Al Faqir
Bos UOB Indonesia: Pertumbuhan Kredit Belum Sesuai Target Presiden Direktur PT Bank UOB Indonesia, Hendra Gunawan. istimewa ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Direktur PT Bank UOB Indonesia, Hendra Gunawan menilai pertumbuhan kredit UMKM masih belum sesuai target perseroan. Terlebih pada Juli lalu pemerintah kembali melakukan pembatasan mobilitas masyarakat yang lebih ketat.

"Kalau saya bicara umum itu tumbuh sesuai harapan, itu tidak realistis karena Covid-19 ini masih parah, apalagi buat sektor yang paling terimbas ini UMKM," kata Hendra dalam konferensi pers UOB Economic Outlook 2022, Jakarta, Rabu (15/9).

Dia juga menyebut, tahun 2021 menjadi tahun yang penuh dengan tantangan karena adanya gelombang kedua penyebaran Covid-19 di tengah perekonomian mulai bergerak menuju pemulihan. Meski begitu, semua pihak harus tetap optimis menjalani beberapa bulan menuju akhir tahun agar mulai tahun depan sudah bergerak menuju kebangkitan setelah terhantam dampak pandemi.

"Tapi kita harus optimis di tahun 2022 dan mulai dari akhir 21 buat bangkit," kata dia.

Meski begitu, dalam kondisi saat ini, Bank UOB Indonesia masih melanjutkan penyaluran kredit bagi nasabah UMKM yang sesuai dengan target perseroan. Program bantuan kepada nasabah yang terimbas terus digalakkan demi menyelamatkan UMKM.

"Kita melanjutkan program bantuan untuk semua nasabah yang dulu terimbas Covid-19, kredit tetap kita salurkan yang secara bisnis yang membutuhkan dukungan finansial," kata Business Banking Sales Head UOB Indonesia, Hendrik Komandangi.

Selain itu, program untuk selain nasabah UOB Indonesia memberikan dukungan lewat kanal-kanal digital. Semisal pembukaan pelanggan, operasional perusahaan melalui e-art, termasuk layanan UOB be smart.

"Di luar itu mendorong pertumbuhan digitalisasi ke nasabah, jadi bukan di banking solusi tapi kita dorong beyond banking," kata dia . [idr]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Perbankan
  3. UMKM
  4. Kredit Bank
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini