Mendampingi anak belajar di rumah memang jadi tantangan tersendiri buat para ibu. Apalagi saat harus menjelaskan konsep sains seperti panas bumi dan bedanya dengan panas matahari. Untungnya ada banyak media pembelajaran yang bisa digunakan ibu membantu anak belajar di rumah. Salah satunya lewat tayangan Belajar dari Rumah yang dihadirkan oleh Kemendikbud.
Di episode 52, tayangan ini akan memberikan penjelasan sederhana tentang panas bumi yang mudah dipahami anak. Yuk, simak ringkasan materinya di sini.
Mengenal Tugas Geolog yang Mencari Sumber Panas Bumi
Belajar tentang panas bumi bisa terasa menyenangkan lewat tayangan Belajar dari Rumah yang dihadirkan oleh Kemendikbud. Di episode 52, ada Ibu Lana yang membacakan cerita bertajuk Berburu Energi Panas Bumi. Dalam cerita tersebut, ada sekelompok tim geolog muda yang sedang mencari sumber panas bumi di kawasan gunung berapi. Mereka mengidentifikasi kawasan sumber panas bumi lewat karakter batuan, di mana batuan yang padat dan terasa hangat menandakan daerah tersebut dekat dengan sumber panas bumi.
Setelah perjuangan panjang dan nggak kenal lelah, tim geolog tersebut akhirnya berhasil menemukan sumber yang dicari. Dari cerita ini juga siswa kelas 5 SD bisa mempelajari pentingnya profesi geolog untuk kehidupan manusia. Jika tidak ada geolog, manusia bisa mendapatkan kesulitan menemukan sumber energi bermanfaat. Aktivitas sehari-hari pun jadi terhambat.
Setelah mendengarkan cerita tentang tim geolog muda ini, mungkin banyak siswa kelas 5 SD yang masih dibuat bingung dengan energi panas bumi atau yang disebut juga sebagai geothermal. Kak Lisa memberikan penjelasannya nih. Geothermal adalah energi panas yang berasal dari dalam bumi dan terbentuk karena ada panas yang tersimpan. Di permukaan bumi, sistem geothermal dicairkan dengan munculnya mata air panas, fumarol atau lubang pada kulit bumi yang mengeluarkan uap dan gas, tanah beruap, dan batuan yang telah berubah oleh proses reaksi dengan air panas.
Bagaimana Cara Menghasilkan Listrik?
Listrik menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia untuk menjalankan aktivitas sehari-harinya. Kamu butuh listrik untuk mengisi ulang smartphone dan laptop yang digunakan untuk belajar di rumah, aliran listrik juga digunakan untuk menonton TV, penerangan, dan mengolah bahan makanan di rumah. Saat kondisi aliran listrik terputus, kegiatan manusia pun jadi terhambat.
Inilah pentingnya kehadiran energi alternatif untuk menunjang aktivitas harian manusia. Kak Lisa kembali menjelaskan jika cara menghasilkan listrik bisa dilakukan dengan beberapa langkah. Mulai dari memanfaatkan bahan bakar minyak untuk menghasilkan tenaga yang menggerakkan generator sehingga mengalirkan listrik. Penggunaan batu bara yang dibakar untuk menghasilkan uap yang menggerakkan turbin juga bisa dilakukan. Hal ini dikenal dengan istilah PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap).
Panel listrik juga bisa digunakan untuk menggerakkan PLTA yang memanfaatkan tenaga air yang dikumpulkan dalam bendungan besar. Nantinya arus air ini akan dialirkan memutar turbin sehingga menghasilkan listrik. Namun, jika arus air tidak sebesar dalam bendungan, tenaga air tetap bisa dimanfaatkan menggerakkan kincir air kecil dan menghasilkan listrik dalam jumlah kecil atau yang juga disebut sebagai PLTA mini.
Serunya belajar tentang panas bumi lewat tayangan video Belajar dari Rumah episode 52. Siswa kelas 5 SD juga bisa menemukan materi pembelajaran lainnya dengan nonton tayangan Belajar dari Rumah, setiap Senin-Jumat jam 10.30-11.00 WIB hanya di TVRI.
Advertisement