Pendaratan Neil Armstrong di Bulan dianggap berita bohong, kenapa ya

Kenapa banyak sekali yang mengatakan bahwa peristiwa manusia menginjakkan kaki di Bulan itu bohong?

Dewi Ratna
Oleh Dewi Ratna - Reporter
Pendaratan Neil Armstrong di Bulan dianggap berita bohong, kenapa ya
kenang Neil Armstrong. REUTERS/Matt Sullivan

Muncul beberapa mitos yang meragukan pendaratan Neil Armstrong ke Bulan. Padahal bukti rasional sudah tampak di depan mata, tapi kenapa banyak sekali yang mengatakan bahwa peristiwa manusia menginjakkan kaki di Bulan itu bohong?Ternyata ini ada kaitannya dengan sejarah antara Amerika dan Uni Soviet. Awalnya upaya pendaratan manusia di bulan oleh NASA dipicu oleh persaingan antariksa pada era Perang Dingin antara Amerika dan Uni Soviet. Pada masa Perang Dingin, ketegangan konflik kepentingan sudah tidak lagi ditunjukkan dalam bentuk perang dan agresi militer, tapi pada kasus ini adalah saling adu harga diri masing-masing negara.Uni Soviet sudah berhasil menempatkan manusia pertama di luar angkasa yakni Yuri Gagarin pada tanggal 15 April 1961. Ini yang membuat prestasi Amerika Serikat di bidang penjelajahan antariksa dipertanyakan. Hal ini pula yang menjadi penyebab banyaknya roket atau pesawat luar angkasa diluncurkan dari Bumi di masa Perang Dingin. Kedua negara seolah sedang gencar bersaing dalam hal teknologi penjelajahan antariksa. Saat NASA sudah mengklaim jika mereka berhasil mendaratkan manusia pertama di Bulan, Uni Soviet adalah pihak pertama yang melontarkan kritik. Uni Soviet tak percaya dan menuduh hal tersebut sebagai kebohongan besar. Uni Soviet memang negara besar yang memiliki teknologi antariksa setara NASA dan sistem politik yang kuat.Saat ini Uni Soviet telah runtuh, namun beberapa orang yang mungkin memiliki kepentingan ideologi sama dengan Uni Soviet dulu dan punya kapasitas untuk mengkritisi mengajukan beberapa kejanggalan. Bisa jadi tujuannya baik yakni untuk menunjukkan pada orang awam proses ilmiah di balik pendaratan Neil Armstrong ke Bulan. Sayangnya berita yang tersebar mengatakan bahwa pendaratan manusia di bulan adalah rekayasa NASA.Pasca runtuhnya Uni Soviet di tahun 1991 silam, berdampak menurunnya persaingan dalam hal penjelajahan luar angkasa seperti dulu. Ini karena sudah tak ada lagi dorongan untuk saling adu harga diri. Meski demikian NASA hingga kini masih aktif melakukan eksplorasi karena dorongan rasa ingin tahu. Bersikap skeptis dan kritis pada sebuah pencapaian sains merupakan hal yang wajib bagi ilmuwan dan kaum intelektual. Tapi tentu saja harus diimbangi dengan bukti dan argumentasi yang kuat, kamu setuju?

Rekomendasi