Ramalan zodiak itu benar atau cuma omong kosong belaka?
Merdeka.com - Kamu tergolong orang yang percaya astrologi? Nggak pernah ketinggalan membaca ramalan zodiak setiap minggunya? Kira-kira ramalan zodiak itu benar ada atau hanya omong kosong saja? Nah, kita ulik selengkapnya yuk!
Ramalan zodiak selama ini terlihat benar karena menggunakan metode validasi subjektif. Validasi subjektif terjadi saat dua peristiwa yang tidak saling terkait namun dianggap berhubungan satu sama lain karena keyakinan atau ekspektasi yang menuntut adanya hubungan dari dua peristiwa tersebut.
Dalam validasi subjektif pemilihan kalimat yang digunakan adalah hal yang sangat umum, samar dan bisa berlaku untuk siapa saja. Pernyataan yang disebut Barnum statement ini juga berlaku pada ramalan zodiak yang makna kata-katanya samar dan tak spesifik.
Oleh karena itu, jangan heran jika kalimat dalam ramalan seringkali dinilai cocok dan pas oleh siapapun. Misalnya ramalan yang mengatakan jika orang dengan zodiak Capricorn mandiri dan baik hati, padahal zodiak lain pun juga demikian. Mungkin kalian merasakannya saat sedang membaca zodiak. Saat ada kalimat yang tak masuk akal, cenderung cuek dan tak peduli. Tapi saat membaca kalimat yang kebetulan cocok dengan situasimu, akan berteriak sependapat dengan ramalan itu.
Ini adalah contoh nyata validasi subjektif yang membuat orang hanya fokus pada bagian yang benar saja, bagian yang mengena dari sejumlah analisis umum. Astrolog memanfaatkan kemampuan manusia untuk lebih mengingat sesuatu yang mengena pada dirinya dan acuh pada ramalan yang meleset.
Dampaknya pun terlihat sampai sekarang, ramalan zodiak tetap disenangi dan dipercaya. Efek yang telah terakumulasi dari waktu ke waktu membuat ramalan zodiak berhasil menjadi hal yang membahayakan. Orang yang percaya dengan astrologi cenderung mengambil keputusan dan melakukan sesuatu atas dasar ramalan peruntungannya hari itu. Bayangkan jika hal ini dianut oleh pengambil keputusan di negara besar seperti Amerika.
Bahaya lainnya adalah saat kemampuan berpikir jernih dan kritis semakin terkikis dengan adanya uncritical thinking. Orang yang percaya astrologi akan mudah menerima informasi setengah-setengah, dengan memilih yang mendukung namun mengabaikan yang tidak mendukung. Masih percaya dengan ramalan zodiak? (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya