Mengenal ciri-ciri jamur dalam divisi Zygomycota, seunik apa?
Merdeka.com - Pernah dengar istilah Fungi? Fungi adalah salah satu kingdom dalam taksonomi ilmu Biologi. Fungi menjadi kelompok untuk seluruh jamur, kecuali golongan Myxomycota dan Oomycota yang termasuk dalam kigdom Protista. Jamur yang termasuk dalam kingdom Fungi dibedakan menjadi divisi Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota. Nah, kali ini, yuk kita bahas tentang Zygomycota.
Mengapa namanya Zygomycota? Golongan jamur ini disebut seperti itu karena jenis perbanyakan diri seksualnya, terutama pada pembentukan zigospora. Zigospora terjadi karena peleburan dua gametangium yang menghubungkan kedua hifa induk seperti jembatan penghubung.
Ciri-ciri jamur yang termasuk dalam divisi Zygomycota adalah:
- biasa hidup sebagai saprofit
- miselium bercabang banyak dan hifa tidak bersekat sehingga terlihat seperti pipa atau buluh
- dinding sel terdiri atas kitin, tidak memiliki zoospora sehingga sporanya merupakan sel-sel yang berdinding. Spora inilah yang tersebar ke mana-mana.
- perkembangbiakan secara aseksual dilakukan dengan spora yang berasal dari sporangium yang telah pecah. Beberapa hifa akan tumbuh dan ujungnya membentuk sporangium. Sporangium berisi spora. Spora yang terhambur inilah yang akan tumbuh menjadi miselium baru.
- perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan peleburan dua hifa, yaitu hifa betina dan hifa jantan. Hifa jantan adalah hifa yang memberikan isi selnya. Hifa betina adalah hifa yang menerima isi selnya. Perkembangbiakan ini dilakukan dengan gametangium yang sama bentuknya (hifa jantan dan hifa betina) yang mengandung banyak inti. Selanjutnya, gametangium mengadakan kopulasi.
Contoh jamur dalam divisi ini adalah Murcor mucedo, Murcor Javanicus, dan Rhizopus sp. yang ada pada ragi tempe. Unik juga kan divisi ini? Banyak jamur dalam divisi ini yang punya segudang manfaat. (mdk/iwe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya