Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akhir sedih bagi Kerajaan Banten di masa keemasannya

Akhir sedih bagi Kerajaan Banten di masa keemasannya banten masa lalu. ©wikimedia.org

Merdeka.com - Apakah kamu pernah mendengar nama Sultan Ageng Tirtayasa? Dia adalah raja yang paling kuat sepanjang sejarah Banten. Namun siapa sangka setelah pemerintahannya, Kerajaan Banten justru terpuruk. Yuk simak cerita sejarahnya di bawah ini.

Pada abad ke 17, Banten mencapai masa kejayaannya. Setelah putra Abumufakir meninggal, Banten dipimpin oleh seorang Sultan yang bernama Sultan Abdulfattah. Sultan Abdulfattah ini lebih dikenal dengan nama Sultan Ageng Tirtayasa. Di bawah pemerintahannya, Banten mengalami banyak perkembangan. Letak kerajaan Banten yang strategis juga iku mempercepat perkembangan dan kemajuan ekonomi Banten. Masyarakat juga hidup makmur dibawah ajaran Islam. Nggak cuma itu saja, kerajaan Banten juga mengalami perkembangan di bidang politik.

Perluasan wilayah terus dilakukan hingga sampai ke daerah yang pernah dikuasai oleh kerajaan Pajajaran. Namun, ada juga masyarakat yang tidak mau memeluk Islam. Orang-orang ini hidup di Banten Selatan dan tetap mempertahankan agama dan adat Istiadat nenek moyang. Mereka dikenal dengan nama suku Badui. Mereka menyebut diri mereka sendiri dengan nama masyarakat Kejeroan dan hidup di tanah Kenekes.

Di bidang kebudayaan, seni bangunan juga mengalami perkembangan. Sampai saat ini, kita masih bisa melihat peninggalan itu di banten. Salah satu peninggalannya adalah Masjid Agung Banten, bangunan keraton, dan banyak gapura yang tersebar di sepanjang daerah Banten.

Di akhir pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa, muncul permasalahan di kerajaan. Sultan Ageng Tirtayasa berusaha menentang VOC dan tidak disetujui oleh Sultan Haji yang merupakan raja muda. Permasalahan yang ada di keluarga kerajaan ini dimanfaatkan oleh VOC dengan menerapkan politik adu domba atau devide et impera. VOC membantu Sultan Haji untuk menggulingkan Sultan Ageng Tirtayasa. Hal ini membawa kemunduran bagi kerajaan Banten, sayang sekali, kan? (mdk/iwe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP