Advertisement
Pabrikan asal China ini fokus di mobil listrik.
Dilansir dari Nikkei Asia,(28/8), produsen mobil listrik China, BYD, masuk kelompok 10 besar (Top 10) perusahaan otomotif dunia, berdasarkan volume penjualan untuk pertama kali.
BYD melampaui volume penjualan duo merek Jerman: Mercedes-Benz dan BMW. Ini pertanda kendaraan listrik mengubah peta industri
otomotif global.
Berdasarkan data riset MarkLines, penjualan BYD secara global tumbuh 96%
menjadi 1,25 juta unit di paruh pertama tahun ini. Hasil ini membawanya meroket ke peringkat 10, setelah Suzuki. Padahal tahun lalu, peringkatnya 16, bahkan tidak
masuk 20 besar pada 2021.
Advertisement
Di tahun ini, BYD mampu mengekspor lebih 80.000 unit mobil listriknya. Ini menjadi bukti langkah agresifnya meraih pasar global yang luas.
Merek BYD semakin berkembang
dan dikenal di Rusia, Thailand, dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Selain BYD, beberapa perusahaan otomotif China lainnya juga merasakan peningkatan pada
paruh pertama tahun ini.
Zhejiang Geely Group Holding, berada di peringkat ke-13, Changan Automobile
Group (14), dan Chery Automobile (17) dengan kenaikan penjualan
mencapai dua digit.
Advertisement
Advertisement
kata Kentaro Abe, direktur strategi dan bisnis konsultasi PwC di Jepang.
Di China sendiri, penjualan mobil baru berbanding terbalik dengan volume penjualan ekspor mereka.
Perusahaan-perusahaan otomotif besar China total mengekspor 2,14 juta unit pada paruh pertama 2023, tumbuh 76% menurut data asosiasi produsen otomotifnya. Sedangkan penjualan mobil baru domestiknya hampir tidak mengalami peningkatan.
Advertisement