PT Honda Prospect Motor (HPM) berbenah total di pasar otomotif Indonesia tahun ini untuk meraih kinerja lebih baik.
Diawali kehadiran presiden direktur baru bernama Kotaro Shimizu, yang diperkenalkan ke publik pada April 2022.
Pada tahun lalu, penjualan wholesale HPM mencapai 91.122 unit. Hanya naik 15 persen dari tahun sebelumnya. Padahal merek lain bisa tumbuh 45 persen. Pangsa pasarnya pun turun jadi 10,3 persen.
Shimizu-san datang ke Indonesia dengan segudang pengalaman bertugas di Honda Amerika, Thailand, dan Vietnam. Dia menggantikan Takehiro Watanabe, yang sukses membawa Honda Brio (LCGC) menjadi mobil terlaris di Indonesia pada 2020, yang selama ini dikuasai Toyota Avanza.
Merdeka.com mewawancarai secara eksklusif Kotaro Shimizu, Presiden Direktur Honda Prospect Motor, akhir Mei lalu. Shimizu membagi pandangan soal pasar Indonesia, segmen SUV-MPV, mobil listrik, mobil baru, Mobilio, termasuk strategi baru HPM.
Mengaku baru dua kali ke Pulau Dewata, berikut petikan wawancara M Syakur Usman, Senior Editor Merdeka.com dengan Kotaro Shimizu di di sela media test drive All New HR-V di Nusa Dua, Bali:
Honda sedang memamerkan mobil konsep Honda SUV RS Concept di Indonesia. Bagaimana Anda melihat pasar SUV di Indonesia?
Pasar mobil SUV secara umum di Indonesia sangat potensial, termasuk Small SUV. Sebab penjualan seluruh model mobil SUV tumbuh, sementara LCGC pasarnya menurun. MPV juga. Konsumen sekarang membeli SUV karena lebih styling, lebih menarik dan solid. Mindset orang berubah ke SUV (data Gaikindo menyebutkan pada 2021, penjualan SUV sebesar 227.625 unit, sedangkan MPV 202.101 unit dan LCGC 145.248).
Jadi karena itu HPM ubah fokus dari segmen MPV ke SUV?
Itu tren pasar saja. Kustomer sekarang ingin mobil yang stylish. Mobil MPV 7-seaters ibarat moving passenger car, tapi kini penggunaan mobil berubah. Saya rasa orang berubah haluan ke SUV, maka itu pasarnya potensial. Tren pasar mengingingkan kendaraan yang lebih stylish.
Jika tidak ada pandemi, gangguan pasokan cip, apakah MPV Honda Mobilio mendapat kesempatan yang sama seperti Brio ?
Iya. Tapi at the moment, kami harus fokus ke Brio karena volume permintaannya tinggi. Dan memang style Mobilio juga out of date.
Advertisement
Mobilio Generasi Kedua
Jadi bakal ada Mobilio generasi kedua?
Ya, mobil baru Honda segera datang, tapi kustomer sekarang suka mobil stylish, seperti All New HRV yang baru diluncurkan ini.
Saya kira konsumen berubah sekarang. Mereka fokus bukan ke mobil 7 seaters, tapi mobil yang berbeda, yang disukai, seperti SUV.
Jika kustomer ingin 7 seatars, mereka akan pilih mobil dengan segmen 7 seaters. Mereka butuh untuk membawa anak-anak dan keluarga lain. Tapi jika tidak, mereka oke dengan mobil dua baris (row).
Satu lagi, gaya hidup kustomer sekaran juga berubah. Sebelumnya tidak banyak mobil yang beredar di pasar, sehingga satu keluarga hanya punya satu mobil. Maka itu dibutuhkan mobil besar. Namun, pasar berubah sedikit. Itu yang saya rasakan.
Tapi Honda ke depan tetap memasarkan mobil MPV 7-seaters?
Kami tetap menjual model 7 seaters.
Advertisement
Manfaatkan Pasar Besar Motor Honda
Sebagai Presiden Direktur baru HPM, apa target yang diberikan Honda Motor Co Ltd kepada Anda?
Saya tidak tahu (tertawa). Tidak ada yang memberitahu saya.
Jadi ini persepsi saya saja:
Potensi pasar otomotif Indonesia sangat besar terutama di Asia, setelah Thailand, sebagai salah satu pasar Honda yang besar. Tapi pasar Thailand kami lihat saturated. Tidak bisa bertumbuh. Kemudian pasar India juga tumbuh, tapi lambat.
Nah, Indonesia bertumbuh cepat, bila tidak ada pandemi, isu pajak (PPnBM), dan lain-lain. Memang pasarnya sempat turun, tapi naik kembali. Target saya di Indonesia adalah memperluas pasar Honda dan menambah volume penjualan serta meningkatkan pangsa pasarnya di Indonesia.
Jadi apa strategi Anda memimpin HPM?
Kami melihat ada benefit Honda di pasar Indonesia. Kami punya potensi dari pengguna motor Honda yang sangat besar di sini. Satu keluarga punya motor Honda bahkan lebih dari satu. Kondisi ini menguntungkan kami. Sehingga kami akan mendekati penguna motor Honda dengan menawarkan mobil Honda yang tepat bagi mereka.
Kami perlu menemukan cara tepat untuk mendekati pengguna motor Honda. Supaya pengguna motor Honda naik kelas menjadi pengguna mobil, seperti Brio Satya. Kemudian dari Brio Satya ke City Hatchback atau BR-V. dari BR-V naik lagi ke HR-V atau CR-V. Itu pendekatan barunya.
Prinsipal Honda di Jepang baru saja mengumumkan bakal memasarkan 30 model mobil listrik atau electric vehicle (EV) pada 2040. Seperti apa kontribusi Honda Indonesia terhadap rencana global tersebut?
Pertanyaan bagus. Saya banyak ditanyakan juga. Honda Motor Co Ltd memang bulan lalu mengumumkan strategi global di kendaraan listrik. Baru disebutkan strateginya terkait pasar di China dan Amerika Serikat.
Di Asia belum disebutkan strateginya seperti apa. Jadi bagi Honda Indonesia, kami masih studi. Berikan kami waktu ya.