Kap remuk terlihat di bagian depan Lamborghini LP 570-4 Performante atap terbuka yang dikendarai pengacara ternama Hotman Paris Hutapea. Mobil tersebut terlibat kecelakaan dengan satu truk dan satu bus di Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta, pada pukul 05.30 pagi.
Hotman yang berbicara kepada media massa selepas kecelakaan mengatakan bahwa fitur airbag di Lamborghini edisi spesialnya ini tidak mengembang, tetapi bukan karena kesalahan teknis. Hal ini pun mengindikasikan bahwa mobil Hotman sedianya tidak melaju pada kecepatan yang disebut rendah sesuai standar pada Lamborghini.
"Kalau memang dia tabrakan benar ya dia airbag pasti keluar. Ini kan supercar, ya jadi airbag tidak mengembang," ujar Hotman.
Bagaimana kesimpulan kecepatan rendah bisa diambil, hal ini bisa dilihat dari standar kecepatan suatu kendaraan ketika sistem bentur memutuskan bahwa kantong udara pada sebuah mobil harus mengembang.
Menurut standar internasional, airbag akan mengembang ketika mobil dibawa melaju hingga 25 km/jam. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa, saat tabrakan, Lamborghini Hotman ini sedang berada dalam kecepatan rendah.
Lamborghini LP 570-4 Performante sendiri dilengkapi sistem rem ABS serta pendistribusi tenaga rem sehingga penghentian di keempat roda lebih presisi dan seimbang. ABS atau anti-lock braking system sendiri merupakan fitur yang umum ditemui di kendaraan modern kelas atas.
Tidak seperti rem standar yang tanpa variabel, sentuhan antara cakram dan rem berlangsung tahap demi tahap sehingga tidak membuat mobil tergelincir alias selip.
(kpl/why/sno)Advertisement