Otosia.com -
Pemudik yang menggunakan sepeda motor dari tahun ke tahun jumlahnya meningkat tajam. Mudik menggunakan sepeda motor, apalagi beriringan, memang menyenangkan sekaligus juga berisiko tinggi jika tidak punya persiapan teknis dan fisik yang matang.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum pulang kampung menggunakan kendaraan roda dua.
- Melakukan pemanasan sebelum berpergian jauh sangat penting untuk menjaga keseimbangan pada waktu mengendarai motor. Pastikan tubuh dan mental dalam kondisi sehat dan siap untuk berkendara.
- Jangan meminum minuman keras sebelum mengendarai motor. Kondisi tubuh dan mental yang tidak sehat akibat pengaruh minuman beralkohol, termasuk mengonsumsi obat-obatan terlarang dapat mengurangi konsentrasi dan refleks pada saat berkendara dan sangat berbahaya bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
- Gunakan perlengkapan berkendara yang baik dan komplit. Pakailah pelindung kepala yang layak dan sesuai standar yang ditetapkan. Tali pengikat helm harus dipasang dan dikencangkan secara benar untuk mencegah helm terlepas atau terjatuh. Anda bisa memakai helm full face atau half face yang memenuhi standar keamanan, dan gunakan juga sarung tangan yang nyaman. Kalau dirasa perlu pakailah rompi penahan angin.
- Gunakan sepatu dan sangat tidak dianjurkan memakai sandal atau bertelanjang kaki ketika mengendarai motor. Sebab ketika berhenti, pengendara harus bertumpu pada kaki mereka untuk menjaga keseimbangan, sehingga cenderung kehilangan kestabilan yang memungkinkan terjadinya cidera.
- Pakailah jaket dan celana panjang yang pas dan nyaman di tubuh, serta dirancang untuk keselamatan dan kenyamanan berkendara
- Aturlah barang bawaan seefisien mungkin, sehingga tidak mengganggu Anda saat bermanuver. Jika Anda sendirian, tidak berboncengan, jok belakang bisa dimanfaatkan untuk menaruh barang bawaan. Bawa tas ransel dengan ukuran tidak berlebihan, dan isi dengan pakaian atau perlengkapan pribadi secukupnya untuk pulang kampung. Jangan meletakkan barang bawaan di atas tangki atau bagian depan motor karena bisa mengganggu keseimbangan dan penglihatan.
- Kalau ada, pasang aksesori motor pendukung yang nyaman dan aman. Misalnya boks tambahan di belakang motor atau boks di kanan kiri motor. Jika pun terpaksa berboncengan, 'boncenger' alias orang yang dibonceng harus berpakaian simple dan turut pula memakai perlengkapan safety. Ikuti juga irama tubuh pengendara yang membonceng agar tidak mengganggu konsentrasi pengendara. Ingat, roda dua hanya untuk dua orang, sangat tidak dianjurkan berboncengan lebih dari satu orang.
- Untuk faktor teknis, lakukan servis atau tune-up besar untuk mengembalikan kondisi motor Anda. Gantilah ban depan dan belakang jika kondisinya sudah menipis atau botak. Periksa tekanan angin ban sesuai standar dan keausan ban. Ban yang anginnya tidak sesuai akan menyebabkan jarak pengereman semakin panjang dan pengendalian menjadi tidak stabil saat menikung. Tekanan angin yang sesuai akan mengirit bahan bakar.
- Rem sangat vital. Periksa rem depan dan belakang apakah berfungsi secara normal atau tidak, khususnya rem depan karena lebih efektif untuk pengereman. Perlu diingat, fitur yang digunakan untuk mengendalikan dan menghentikan jalannya sepeda motor hanyalah rem. Untuk teknik pengereman, para biker harus tahu. Sangat penting untuk menggunakan rem depan dan belakang secara bersamaan. Rem depan harus dioperasikan sedikit lebih kuat dari rem belakang, karena rem depan lebih efektif daripada rem belakang. Perhatikan juga komponen fast moving. Jika komponen fast moving seperti kanvas rem, busi, filter bensin, bohlam-bohlam lampu sudah tidak berfungsi maksimal, sebaiknya diganti dengan yang baru.