Kawasaki Indonesia siap 'jajah' ke negara maju

Kawasaki Heavy Industries berencana mengembangkan pabrik Kawasaki Indonesia jadi basis produksi sepeda motor untuk negara berkembang dan mengekspor ke negara-negara maju di musim gugur tahun ini.

Otosia.com
Oleh Otosia.com - Reporter
Kawasaki Indonesia siap 'jajah' ke negara maju
Kawasaki Indonesia siap ekspor motor ke negara-negara maju (Foto: Nazar Ray)

Kawasaki Heavy Industries berencana mengembangkan pabrik Kawasaki Indonesia menjadi basis produksi sepeda motor untuk negara-negara berkembang dan mengekspor ke negara-negara maju di musim gugur tahun ini.

Pabrik Kawasaki Cikarang yang memiliki luas bangunan 44.000 m2 diatas lahan 150.000 m2 ini adalah pabrik sepeda motor Kawasaki terbesar ketiga setelah Jepang dan Thailand.

Pabrik ini memiliki kapasitas produksi 150.000 unit sepanjang tahun dengan tenaga kerja mencapai 1.600 orang untuk mengakomodir permintaan pasar dari pengguna motor kelas premium di Indonesia yang naik seiring meningkatnya pendapatan kelas menengah di Indonesia.

"Di pabrik baru ini, kami menetapkan tiga misi berikut sebagai nilai-nilai Kawasaki, yakni kami tanggap terhadap kebutuhan konsumen, kami terus menerus mencapai standar lebih tinggi dalam teknologi, dan kami mengejar originalitas dan inovasi. Kami akan mencapainya dan berkontribusi pada Indonesia yang penuh keragaman ini," kata Shigeru Murayama, Presiden dan CEO Kawasaki Heavy Industries, saat peresmian pabrik kedua PT Kawasaki Motor Indonesia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin kemarin (7/4).

"Produk-produk Kawasaki telah menarik banyak konsumen karena tingkat performa yang tinggi dan tampilan yang menarik, dan telah dicintai seperti merek Kawasaki di seluruh dunia. Secara khususnya Ninja mendapat dukungan penuh dari penggemar di seluruh dunia sebagai motor yang memenuhi keinginan dan tuntutan konsumen," lanjutnya.

Kebijakan lain yang tak kalah penting tahun ini adalah memulai produksi sepeda motor CKD dengan kapasitas yang lebih besar. Kawasaki adalah pabrikan sepeda motor pertama di Indonesia yang memproduksi motor sport 250cc silinder tungal RR Mono.

"Pasar utama untuk model ini tentu saja Indonesia. Tetapi kami menargetkan untuk memuaskan pengendara motor sport di negara-negara berkembang lainnya juga. Kami juga menantang diri kami untuk bisa mengekspor produk buatan Indonesia ke negara-negara maju," tandasnya.

"Sebagai tambahan, kami tidak hanya memberikan performa maksimal dan rancangan mengesankan, tetapi juga 'fun to tride' kepada konsumen di seluruh dunia, sambil memenuhi kinerja berwawasan lingkungan, keamanan dan proses produksi yang ramah lingkungan," tambah Murayama.

Menurutnya saat ini, terjadi peningkatan persentase masyarakat di negara berkembang yang berminat untuk membeli motor dengan ukuran menengah atau besar yang dirancang untuk rekreasional yang merupakan keunggulan Kawasaki.

Kawasaki dengan cepat menangkap peningkatan permintaan ini. "Kami mulai memproduksi motor kelas menengah dan besar di Thailand pada tahun 2001, serta mulai mengekspor ke pasar global, jauh mendahului merek motor Jepang lain," paparnya.

Bahkan di Indonesia yang 85 persen permintaan adalah motor bebek dan skuter, permintaan sport juga ikut tumbuh. "Sebagai jawabannya, Kawasaki telah memutuskan dan berinvestasi membangun pabrik baru ini untuk memenuhi permintaan yang tinggi dari pengendara sepeda motor Indonesia yang antusias.

"Oleh karena itu kita harus meningkatkan kualitas produk. Kawasaki Heavy Industries ingin memulai teknologi manufaktur berkualitas tinggi bagi pekerja lokal, dan saya percaya kita bisa maju bersama ke tahap berikutnya bersama pegawai Indonesia dan Jepang, bekerja sebagai satu tim Kawasaki," pungkasnya.

(kpl/nzr/fjr)
Rekomendasi