Sejarah PO Harapan Jaya, Kuda Oranye Asal Tulunggagung yang Dulu Hanya Memiliki Tiga Bus

PO Harapan Jaya merupakan jasa transportasi AKAP asal Tulungagung yang didirikan pada 1977 oleh almarhum Harjaya Cahyana.

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Reporter
Sejarah PO Harapan Jaya, Kuda Oranye Asal Tulunggagung yang Dulu Hanya Memiliki Tiga Bus
Sejarah PO Harapan Jaya, Kuda Oranye Asal Tulunggagung yang Dulu Hanya Memiliki Tiga Bus (Merdeka.com)

PO Harapan Jaya, Kuda Oranye Asal Tulunggagung yang Dulu Hanya Memiliki Tiga Bus dalam Sejarahnya

Mari kita simak sejarah PO Harapan Jaya, yang merupakan salah satu nama yang sangat dihormati di antara banyak PO di Indonesia.

PO Harapan Jaya merupakan salah satu Perusahaan Otobus (PO) terkemuka di Indonesia. Berbasis di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, perusahaan ini terkenal karena kenyamanan dan keamanannya. Livery khas PO Harapan Jaya adalah kombinasi warna putih dan oranye dengan lukisan kuda di lambung bus bagian belakang, sehingga armadanya dikenal sebagai kuda oranye. Sejak tahun 1970-an, armada bus PO Harapan Jaya telah melayani masyarakat dan menjadi pilihan utama untuk mudik ke kampung halaman.

Sebelum mencapai kesuksesan sekarang, PO Harapan Jaya hanya mampu mengoperasikan 3 unit armada bus.

PO Harapan Jaya memiliki sejarah yang panjang

Pada tahun 1977, almarhum Harjaya Cahyana mendirikan Perusahaan Otobus (PO) Harapan Jaya di Jalan Mayor Suyadi nomor 23A Jepun, Tulungagung, Jawa Timur. Pada masa awalnya, perusahaan ini hanya memiliki tiga armada bus yang melayani trayek Tulungagung – Kediri – Surabaya Pergi Pulang (PP). Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya penumpang yang memilih busnya, PO Harapan Jaya kemudian membuka trayek baru Tulungagung – Jakarta dan kota-kota lainnya di Jawa Timur pada tahun 1993.

PO Harapan Jaya terus berupaya menjadi operator bus pilihan utama masyarakat Indonesia dengan membuka trayek baru ke luar pulau Jawa. Pada tahun 2017, perusahaan ini melayani trayek dari Blitar ke Lampung melalui Cikarang, Bekasi, Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Merak. Setahun kemudian, PO Harapan Jaya juga membuka trayek baru dari Surabaya ke Palembang yang lebih panjang.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Perusahaan ini tidak hanya konsisten membuka trayek baru, tetapi juga menjadi yang terdepan dalam hal layanan. Pada tahun yang sama, PO Harapan Jaya memperkenalkan layanan kelas sleeper dan kelas mewah dengan menggunakan bus Double Decker.

PO Harapan Jaya, yang semakin berkembang, memutuskan untuk memperluas bisnisnya dengan menyediakan bus pariwisata yang mencakup seluruh pulau Jawa, Sumatera, Bali, Lombok, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, perusahaan ini juga memasuki bisnis ekspedisi pengiriman barang (HJeX). Seperti PO ternama lainnya, PO Harapan Jaya menawarkan berbagai pilihan bus mulai dari kelas Ekonomi, Patas AC, Executive, Super Luxury, hingga VIP.

Dok. Istimewa
© Juliyus Iyus

Perusahaan menyediakan berbagai fasilitas, seperti AC, selimut, reclining seat, dan toilet, untuk meningkatkan kenyamanan penumpangnya.

PO Harapan Jaya terkenal karena menggunakan berbagai sasis dari merek-merek ternama seperti Mercedes-Benz, Hino, Volvo, dan Scania. Salah satu bus mewahnya yang menggunakan sasis Scania 410 dengan bodi UHD Avante dari karoseri Tentrem bahkan menjadi pionir bus yang menggunakan teknologi MirrorCam atau spion kamera. Sejarah perjalanan PO Harapan Jaya yang penuh dengan semangat inovasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pembaca.

Rekomendasi