Pendapatan Naik 29 Persen, iCar Asia Tuntaskan Akuisisi Carmudi Indonesia 31 Oktober

iCar Asia Ltd, induk usaha Mobil123.com dan Otospirit.com, menargetkan proses akuisisi terhadap Carmudi Indonesia, situs car listing, pada 31 Oktober tahun ini, mundur dari rencana pada 15 Oktober, setelah menandatangani perjanjian yang mengikat untuk mengakuisisi Carmudi pada bulan lalu.

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Pendapatan Naik 29 Persen, iCar Asia Tuntaskan Akuisisi Carmudi Indonesia 31 Oktober
Hamish Stone, CEO iCar Asia Ltd. ©2019 Merdeka.com

iCar Asia Ltd, induk usaha Mobil123.com dan Otospirit.com, menargetkan proses akuisisi terhadap Carmudi Indonesia, situs car listing, pada 31 Oktober tahun ini, mundur dari rencana pada 15 Oktober, setelah menandatangani perjanjian yang mengikat untuk mengakuisisi Carmudi. Pada September lalu, iCar Asia komitmen mengakuisisi Carmudi senilai $ 3 juta.

Dalam keterangan resminya, akuisisi ini sedang dalam tahap penyelesaian dokumen formulir dan diharapkan akan selesai pada 31 Oktober. Perubahan ini karena mengikuti proses regulasi Indonesia.

Rencananya, iCar Asia akan mengintegrasikan Carmudi ke dalam operasinya di Indonesia dan disinergikan ke tiga bidang inti bisnis. Pertama, media mobil baru dan pengumpulan leads (calon pembeli mobil potensial). Selain di Indonesia, iCar Asia juga memiliki bisnis di Malaysia dan Thailand.

Kedua, lima pusat penjualan fisik mobil Carmudi yang bernama Carsentro akan memfasilitasi transaksi dan fee yang dapat dimanfaatkan di seluruh jaringan iCar Asia Indonesia.

Dan ketiga, menyiapkan platform gabungan dari situs otomotif vertikal #1 dan #2 untuk diler mobil di Indonesia untuk menciptakan peluang mempromosikan produk secara silang. Ditambah dengan peluncuran iCar Suite, ini akan menjadi sistem tunggal bagi diler mobil untuk mengelola iklan, leads, dan pengeluaran kredit di berbagai platform iCar Asia.

"Bisnis gabungan Indonesia ini diharapkan dapat meningkatkan dua kali lipat pendapatan Indonesia iCar Asia dan meningkatkan kontribusi Indonesia secara keseluruhan terhadap pendapatan grup menjadi 22 persen dari 12 persen. Sinergi ini diharapkan menghasilkan kombinasi bisnis titik impas Indonesia pada 2020 dan grup masih berada di jalur tepat untuk break-rate EBITDA bulanan run-even pada akhir tahun ini," demikian bunyi keterangan resmi iCar Asia.

Pendapatan tumbuh 29 persen

Berdasarkan kinerja kuartal III tahun ini, iCar Asia mencatat pertumbuhan pendapatan usaha non-audit sebesar 29 persen menjadi $ 3,9 juta dibandingkan periode sama tahun lalu. Kenaikan pendapatan ini didorong pertumbuhan 27 persen dari bisnis inti, yaitu mobil bekas dan baru.

Untuk unit bisnis di Indonesia, terjadi pengurangan separuh dari kerugian EBITDA, karena Indonesia mengembangkan strategi monetisasi untuk mobil bekas dan mengembangkan bisnis mobil baru. Pengunjung dan leads (calon pembeli mobil) meningkat, masing-masing 2 persen dan 5 persen secara tahunan.

Daftar iklan baris menurun 23 persen pada September tahun ini secara tahunan. Ini sejalan dengan ekspektasi dari paket berlangganan iklan berbayar dan pembatasan daftar iklan baris gratis. Sementara jumlah akun meningkat rata-rata 19 persen di kuartal III ini dibandingkan periode sama tahun lalu.

Hamish Stone, CEO iCar Asia Ltd, mengatakan kami memiliki tiga kuartal pertama yang memberikan hasil sangat baik pada tahun ini yang membawa momentum ini ke kuartal akhir tahun ini.

"Kami berharap bisa mencapai progres pencapaian bulanan sesuai harapan sehingga bisa mencapai break even point di iCar Asia grup pada akhir tahun ini. Kami juga sangat senang dengan penyelesaian proses akuisisi Carmudi Indonesia karena akan menjadikan pertumbuhan bisnis di Indonesia berkembang semakin baik dan juga di seluruh grup," ujarnya.

Rekomendasi