Tanpa Gembar-gembor, Motor Listrik Merek Lincah Komersial setelah April 2019

Rabu, 30 Januari 2019 20:22 Reporter : Syakur Usman
Tanpa Gembar-gembor, Motor Listrik Merek Lincah Komersial setelah April 2019 sepeda motor listrik Lincah siap diproduksi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Tanpa gembar-gembor, sepeda motor listrik dengan merek Lincah segera komersial di Indonesia, setelah April 2019. Ini karya perusahaan Indonesia dengan komponen lokalnya mencapai 60 persen termasuk teknologi baterainya.

Hal tersebut disampaikan Christian Sutikno, Business Development PT Fresindo, pabrikan sepeda motor listrik Lincah, yang dijumpai usai diskusi bertema Prospek dan Tantangan Kendaraan Listrik di Indonesia oleh Masyarakat Konservasi dan Efisiensi Energi Indonesia (MASKEEI), di BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (30/1).

Christian menjelaskan, saat ini pihaknya sudah memproduksi motor listrik Lincah model basic. Model ini siap diproduksi berdasarkan pesanan alias kustomisasi sesuai kebutuhan pemesannya. Misalnya baterainya bisa memilih yang model swap atau tidak, ada fitur regeneratif brake atau tidak, dan sebagainya.

"Prinsipnya kami sudah siap sambil menyelesaikan beberapa izinnya. Perkiraan setelah April kami sudah komersialkan motor listrik Lincah," ujarnya.

Sebuah fasilitas perakitan juga sudah disiapkan di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Kapasitas produksinya diperkirakan mencapai 10 ribu unit per tahun.

sepeda motor listrik Lincah siap diproduksi 2019 Merdeka.com

PT Fresindo (Lincah Group) melakukan tahapan riset dan pengembangan (R&D) sendiri motor listrik Lincah, termasuk teknologi baterainya yang menjadi komponen vital motor listrik. Apalagi biaya baterai adalah biaya terbesar untuk produksi motor listrik; 30 persen.

Baterai yang akan digunakan adalah baterai lithium iron fospat (LiFePO4) 72 volt 28 AH (2016 WH). Baterai ini merupakan generasi anyar baterai lithium karena lebih hemat dan bertenaga dibandingkan baterai lithium biasa.

"Kami mendesain sendiri baterai yang digunakan, misalnya memiliki sistem dua bank, mendukung re-gen concept. Jadi ada dua baterai, saat satu baterai bekerja, satu baterai lagi posisinya stand by. Inilah kelebihan baterai motor Lincah selain desainnya," ujarnya.

Selain baterai, komponen lokal di motor listrik Lincah adalah motor (power train), ban, desain, dan lain-lain. Sedangkan komponen impornya; sistem suspensi, chip, dan panel display.

Kata Christian, motor listrik Lincah dikembangkan sejak dua tahun lalu. Pihaknya sengaja tidak menggembar-gemborkan Lincah, karena lebih memilih menyiapkan betul produknya sehingga benar-benar siap saat ada permintaan. Ketimbang gembar-gembor, tapi secara produk ternyata tidak siap. [sya]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini