Incar Pembiayaan Rp 8,1 Triliun, Mandiri Utama Finance Andalkan Mobil Baru

Minggu, 7 April 2019 13:19 Reporter : Syakur Usman
Incar Pembiayaan Rp 8,1 Triliun, Mandiri Utama Finance Andalkan Mobil Baru rapat umum pemegang saham PT Mandiri Utama Finance. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Perusahaan multifinance, PT Mandiri Utama Finance (MUF), mengincar pembiayaan kredit kendaraan bermotor Rp 8,1 triliun pada tahun ini. Sebagian besar untuk kredit mobil dan motor baru, yakni 47 persen dan 18 persen. Sisanya, mobil dan motor bekas, masing-masing 24 persen dan 11 persen.

Pada tahun lalu, MUF berhasil mengucurkan pembiayaan kendaraan bermotor sebesar Rp 7,3 triliun melalui 111 jaringan kantor MUF di seluruh Indonesia.

Stanley Setia Atmadja, Direktur Utama MUF, menjelasakan untuk mencapai target 2019 tersebut, MUF fokus pada pengembangan jaringan eksisting, yaitu dengan mengembangkan Kantor Selain Kantor Cabang (KSKC) menjadi Kantor Cabang (KC), agar layanan MUF dapat dijangkau oleh seluruh pelanggan secara maksimal.

Strategi lainnya, MUF bersinergi dengan Bank Mandiri meluncurkan produk Mandiri Kredit Motor (MKM) pada 18 Maret lalu. Jadi bagi masyarakat yang rekening gajinya di Bank Mandiri, bisa mendapatkan pembiayaan dengan angsuran ringan mulai Rp 400 ribuan, dengan uang muka rendah mulai dari Rp 800 ribuan dan jangka waktu kredit hingga lima tahun.

“Produk Mandiri Kredit Motor/MKM menawarkan berbagai macam keuntungan, antara lain kesempatan mendapatkan hadiah undian satu unit Daihatsu Sigra, tiga unit motor, serta puluhan hadiah menarik lainnya. Pelanggan yang mengajukan kredit MKM juga mendapatkan kemudahan untuk proses pembayaran melalui semua channel Bank Mandiri mulai dari ATM, Mandiri Online, dan agen Mandiri di seluruh Indonesia," ujar Stanley dalam keterangan resminya di Jakarta, baru-baru ini.

Stanley menambahkan, produk unggulan berkaitan izin Unit Usaha Syariah (UUS), yakni produk MUF Syariah yang diluncurkan tahun lalu, saat ini MUF memiliki izin untuk memasarkan produk MUF Syariah di delapan kota besar; Jakarta (Duren Tiga), Tangerang, Subang, Magelang, Kediri, Gresik, Surabaya, dan Pekanbaru.

Pada tahun ini, MUF juga akan memerluas lagi beberapa kantor cabang lainnya. Khusus untuk jaringan kantor MUF di Aceh, berdasarkan Perda Aceh No 11 Tahun 2019 tentang Lembaga Keuangan Syariah, yang mengatur semua lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib melaksanakan prinsip syariah. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi MUF, yang memiliki cabang dengan lokasi strategis di Aceh.

Dalam pendanaan pembiayaan syariah, MUF akan bekerja sama dengan bank syariah, antara lain Bank Syariah Mandiri, Bank BCA Syariah, dan bank syariah lainnya. Tahun ini Produk MUF Syariah tidak hanya memiliki produk pembiayaan mobil dan motor, tapi juga akan segera memasarkan produk pembiayaan umroh dan haji.

Soal kualitas kredit MUF, kata Stanley, semakin membaik pada tahun lalu. Hal ini tampak dari pencapaian Non Performing Financing (NPF) di level 1,09 persen dan Tingkat Kesehatan Keuangan (TKK) MUF pada kategori “Sehat”. Peningkatan kualitas kredit yang semakin membaik ini didapat melalu kerja sama dengan Pefindo Biro Kredit melalui perbaikan internal score credit. Pada tahun ini, MUF juga terdaftar sebagai anggota SLIK-OJK. Semua hal tersebut dipastikan dapat semakin mempercepat proses kredit yang akan berimbas pada peningkatan kepuasan pelanggan.

Seiring dengan bertumbuhnya jumlah pelanggan, MUF juga memberikan kemudahan pembayaran angsuran, melalui payment point di kantor pos seluruh Indonesia, dan juga berbagai mini market yang memiliki jaringan luas secara nasional. [sya]

Topik berita Terkait:
  1. Kredit Motor
  2. Mobil Baru
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini