Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi resmi menarik pengajuan naik bandingnya kepada Pengadilan Arbitrasi Olahraga Dunia (CAS) terhadap tiga poin penalti yang ia dapatkan pasca insiden kontroversialnya dengan Marc Marquez di MotoGP Malaysia dua bulan lalu.
Dalam pengajuan banding ini, The Doctor sejatinya meminta pembatalan penalti tersebut, atau setidaknya mengurangi penaltinya dari tiga poin menjadi satu poin saja, mengingat sesuai Regulasi Federasi Balap Motor Internasional (FIM), pebalap dengan koleksi empat poin penalti harus start terbuncit di seri selanjutnya, yakni dalam kasus Rossi, adalah MotoGP Valencia, Spanyol.
Pada 5 November, CAS melalui Prof. Ulrich Haas menolak pemintaan Rossi untuk menunda hukumannya setidaknya sampai proses penyelidikan usai. Sang sembilan kali juara dunia inipun tetap harus start terbuncit di Valencia, di mana ia akhirnya finis keempat dan harus rela melihat gelar dunia melayang ke tangan sang tandem, Jorge Lorenzo.
Kini, pebalap Italia berusia 36 tahun itupun menginformasikan kepada CAS bahwa ia tak berniat melanjutkan proses naik bandingnya. Menjalani musim dingin, Rossi pun sibuk mempersiapkan diri untuk menghadapi MotoGP 2016.
(kpl/kny)