5 Momen Haru nan Membanggakan Indonesia di Asian Para Games 2018

Selasa, 16 Oktober 2018 00:03 Reporter : Winda Carmelita
5 Momen Haru nan Membanggakan Indonesia di Asian Para Games 2018 Momen Haru nan Membanggakan Indonesia. © Bola.com/Peksi Cahyo

Merdeka.com - Gelaran pesta olahraga Asian Para Games 2018 telah mencapai puncaknya pada hari Sabtu (13/10) yang lalu. Meski hanya berlangsung selama kurang dari seminggu, tetapi kesan mendalam begitu terasa di hati para atlet, relawan dan seluruh masyarakat Indonesia.

Merupakan suatu kehormatan bagi bangsa Indonesia mendapat kesempatan menjadi tuan rumah event olahraga ini. Bahkan diakui oleh Majid Rashed, Presiden Asian Paralympic Committee (APC), Asian Para Games 2018 merupakan penyelenggaraan terbaik sepanjang sejarah. "Saat ini adalah Asian Para Games terbaik. Penyelenggaraaan ini menjadi yang terbaik karena banyak rekor dan sejarah tercipta," kata Majid dalam acara penutupan Asian Para Games 2018, di Senayan, Jakarta, Sabtu (13/10/2018), dilansir dari Liputan 6.

Tercatat sedikitnya lima momen haru nan membanggakan bagi Indonesia selama perhelatan pesta olahraga penyandang disabilitas terbesar di Asia ini, yaitu:

Libatkan ribuan volunteer, Indonesia diapresiasi Jepang


Libatkan ribuan volunteer, Indonesia diapresiasi Jepang Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Pada Asian Para Games 2018 di Jakarta ini, sedikitnya 8.000 volunteer terlibat aktif menyukseskan acara ini. Adanya volunteer ini memang berdampak besar pada penyelenggaraan acara, karena tugas mereka cukup krusial. Dari membantu para atlet penyandang disabilitas sebelum bertanding, mengarahkan para penonton ke venue hingga peliputan selama berlangsungnya pertandingan. Bahkan wartawan asal Jepang mengapresiasi peranan volunteer ini karena merasa terbantu. Kami pernah mendapat ucapan terima kasih dari wartawan jepang. Saat itu dia menyempatkan diri ketemu kami hanya untuk mengucapkan terima kasih. Padahal saat itu dia tidak ada liputan, kata Trihartanti dan Syafira, volunteer Asian Para Games 2018, seperti yang dikutip dari Liputan 6.

Wapres JK meminta maaf karena target emas yang 'meleset'


Wapres JK meminta maaf karena target emas yang 'meleset' Vidio.com

Indonesia menjadi satu dari lima negara peraih medali emas tertinggi. Meskipun begitu, dalam pidato penutupan, Wapres JK meminta maaf. "Kepada Bapak Presiden, kami mohon maaf karena target 16 emas meleset. Tapi meleset ke atas dengan raihan 37 emas dan total 135 medali," kata Wapres JK. Tentu saja hal ini merupakan bentuk pengungkapan kebanggaan atas prestasi yang diraih oleh para atlet Indonesia.

Cabor catur sabet juara umum


Cabor catur sabet juara umum INAPGOC/Setiyo Sc

Tim catur Indonesia membuktikan diri dengan melibas 11 medali emas dari 24 nomor di Asian Para Games 2018. Dengan tambahan lima medali emas dari kategori catur cepat, Indonesia pun mampu mengukuhkan diri sebagai juara umum di cabang ini. Prestasi luar biasa yang patut mendapat apresasi tinggi!

Kotak Ability berpindah tangan dari Indonesia ke Hangzhou


Kotak Ability berpindah tangan dari Indonesia ke Hangzhou Bola.com/Vitalis Yogi Trisna

Pada upacara penutupan Asian Para Games 2018 di Stadion Madya GBK, Sabtu (13/10) yang lalu, pemadaman api menandai berakhirnya event yang melibatkan ribuan atlet penyandang disabilitas di Asia ini. Dengan simbolisasi, wayang meniup mati api tersebut.

Dengan berakhirnya acara ini di Indonesia, maka tongkat estafet penyelenggaraan pun akan berpindah tangan ke Hangzhou. Senny Marbun selaku ketua National Paralympic Committee (NPC) menyerahkan kotak berisi tulisan 'Ability' kepada ketua NPC Tiongkok, Zhang Haidi.

Dengan tema We Are One Wonder, Indonesia dan seluruh negara di Asia, turut merayakan keberhasilan para atlet penyandang disabilitas yang dengan segala kemampuan membuktikan bahwa keajaiban #KemenanganItuDekat bagi semua orang yang mau berusaha.

Berkesan, momen melepas para atlet dan ofisial penuh keharuan


Berkesan, momen melepas para atlet dan ofisial penuh keharuan Asian Para Games 2018

Sejak hari Minggu (14/10) kemarin, 2.000 atlet dan ofisial dari berbagai negara meninggalkan Jakarta. Momen kepulangan ini ternyata meninggalkan rasa berat hati bagi para atlet, ofisial dan juga para volunteer dari Indonesia. "Suasana kekeluargaan sangat terasa, terutama antara para volunteer dengan atlet dan ofisial yang didampingi. Perpisahan yang betul-betul mengharukan. Dalam waktu sekitar 10 hari sejak kontingen datang, semua melebur jadi saudara," ujar Raja Sapta Oktohari, ketua penyelenggara Asian Para Games 2018.

Tak ingin melepas para atlet dan ofisial dari luar Indonesia dengan kesedihan, Okto bersama Komunitas Bandara Soekarno-Hatta melakukan flash mob seru dengan iringan lagu Song of Victory, lagu resmi Asian Para Games 2018. Sedih, haru dan bahagia bercampur menjadi momen yang tak terlupakan!

Grab dukung Asian Para Games 2018 2018 Merdeka.com

Momen Asian Para Games 2018 telah selesai. Keberhasilan ini bukan hanya milik panitia semata, tetapi juga berkat dukungan semua pihak yang mengalir memberikan apresiasinya. Grab sebagai official mobile platform partner juga mendukung Asian Para Games 2018 melalui berbagai layanan khusus yang disediakan, antara lain Grab Gerak dan Golf Car. Ini adalah usaha Grab mewujudkan komitmen untuk bangsa sekaligus mewujudkan bahwa #KemenanganItuDekat, bahkan untuk teman-teman penyandang disabilitas.

Grab selaku official mobile platform partner juga mendukung Asian Para Games 2018 [wnd]

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini