Lunasi tagihan dengan sisa limit

Mirip kredit tanpa agunan.

Arbi Sumandoyo
Oleh Arbi Sumandoyo - Reporter
Lunasi tagihan dengan sisa limit
kartu kredit. Merdeka.com/Imam Buchori

Lina, bukan nama sebenarnya, memiliki jurus jitu untuk berkelit dari tagihan kartu kredit, yakni menggunakan pinjaman tunai lewat sisa limit kartu kredit. Taktik ini dia pakai tahun lalu. Lina adalah pemegang kartu master titanium terbitan Bank Mandiri dengan pagu kredit Rp 45 juta. Karena gila belanja, dia mesti menanggung tagihan Rp 20 juta per bulan. Padahal gajinya hanya Rp 5 juta. Bunga berlaku kala itu 3,5 persen atau sekitar Rp 450 ribu saban bulan. Setelah dinasihati temannya bekerja di sebuah bank pemerintah, Lina akhirnya terbebas dari utang. Dia mengambil dana Rp 20 juta dari sisa limit Rp 25 dan langsung dibayarkan ke tagihan kartu kreditnya. Untuk pinjaman tunai itu, Lina mencicil setahun plus bunga 0,5 persen. Total dia bayarkan saban bulan Rp 2,5 jutaDengan catatan setelah pembayaran, kartu tidak digunakan bertransaksi agar tidak muncul tagihan tambahan di bulan berikutnya. "Dibayar pakai limit kartu dengan mengambil pinjaman tunai mirip KTA (Kredit Tanpa Agunan), langsung dimasukkan di tagihan," ujar Lina. Manajer Umum Asosiasi Kartu Kredit Indonesia Steve Marta mengatakan pinjaman tunai dalam fasilitas kartu kredit untuk melunasi tagihan tidak menyalahi aturan. Namun pada kenyataannya, pengguna kartu justru tetap tercekik jika tidak bisa membayar tagihan pinjaman dalam jumlah besar. Sebagai solusi, dia menyarankan pengguna kartu kredit lebih baik memanfaatkan kredit lain, seperti kredit biro.

Rekomendasi