Daftar Belanja Alutsista Prabowo

Senin, 9 Maret 2020 08:54 Reporter : Rifa Yusya Adilah
Daftar Belanja Alutsista Prabowo Presiden Menerima Menteri Pertahanan di Istana Yogyakarta. ©2020 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Merdeka.com - Di tengah gurun pasir Abu Dhabi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memegang burung elang di tangan kiri. Gaya pakaiannya begitu trendi meski di bawah terik matahari. Memakai kemeja jins biru dan topi koboi, dia sedang dijamu sebagai tamu kehormatan bagi pemerintah Uni Emirat Arab (UEA).

Kedatangan Prabowo pada 24 Februari 2020, dirasa begitu spesial bagi Menteri Pertahanan Uni Emirat Arab Mohammed bin Ahmed Albawardi. Berada di gurun pasir, Prabowo sengaja diajak rapat. Salah satunya membahas rencana Indonesia membeli Alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Antara Prabowo dan menteri pertahanan (UEA) membahas rencana kerjasama mengenai drone dan persenjataan. Karo Humas Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Totok Sugiharto menyebut kedatangan atasannya ke Abu Dhabi itu demi mencapai target pemenuhan alutsista sesuai dengan Minimum Essential Force alutsista Indonesia.

"Diplomasi pertahanan secara khusus juga diperlukan untuk mencegah terjadinya ketegangan antar negara" ujar Totok.

Sejak dilantik sebagai menteri pertahanan, Prabowo sudah berkunjung ke sejumlah negara. Misi ini dilakukan demi membeli sejumlah alutsista. Setidaknya dia sudah menyambangi delapan negara.

infografis alutsista

Infografis Daftar Belanja Alutsista ©2020 Merdeka.com

Sejak tanggal 14 November 2019, Prabowo terbang ke Malaysia. Kemudian dilanjutkan pada 17 November 2019 menuju Thailand. Bahkan pada 27-29 November 2019, Prabowo dan rombongan Kementerian Pertahanan berangkat menuju Turki. Di sana dia bertemu Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Bulan berikutnya, pada 15 Desember 2019, Prabowo berangkat ke China. Kemudian berlanjut ke Jepang pada 20 Desember 2019. Bulan itu perjalanan berakhir di Filipina pada 27 Desember 2019.

Di bulan Januari 2020, Prabowo hanya mengunjungi satu negara saja yaitu ke Prancis pada 11-13 Januari 2020. Terakhir Prabowo sedang berada di Abu Dhabi sejak 24 Februari 2020.

Juru Bicara Menhan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar mengatakan bahwa dalam enam bulan ini Prabowo akan fokus kepada alutsista. Dahnil mengatakan bahwa proses pembelian alutsista memakan waktu yang cukup lama. Bisa bertahun-tahun karena prosesnya G to G atau government to government. Maksudnya adalah tidak melalui perantara (makelar) yang membuat harga alutsista menjadi lebih mahal.

Dahnil juga mengatakan bahwa Prabowo akan fokus pada pembelian pesawat tempur dan kapal perang. "Beliau fokus pada pesawat tempur. Kemudian soal kapal perang, juga radar karena yang paling urgent di kita hari ini. Menurut Pak Prabowo yang penting itu radar. Termasuk fokusnya adalah industri peluru," kata Dahnil Anzar sebelum keberangkatan Prabowo ke Abu Dhabi pada 20 Februari lalu.

Sekian banyak negara dikunjungi, Prabowo begitu tertarik membeli sejumlah alutsista. Media Prancis La Tribun mengabarkan bahwa Pemerintah Indonesia tertarik membeli 48 jet unit tempur Dassault Rafale dan 4 kapal selam Scorpene, dan 2 kapal perang Korvet Gowind produksi Prancis.

Baca Selanjutnya: Untuk pesawat tempur Dassault Rafale...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini