Agar Tak Terjebak Macet Panjang saat Puncak Mudik

Rabu, 27 April 2022 06:33 Reporter : Bachtiarudin Alam, Yunita Amalia
Agar Tak Terjebak Macet Panjang saat Puncak Mudik macet tol dalam kota. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Mudik Lebaran 2022 akan menjadi pertaruhan bagi pemerintah. Berbagai persiapan sudah dilakukan. Antusiasme warga yang akan pulang kampung setelah dua tahun dilarang karena pandemi berpotensi menimbulkan kemacetan total di jalan tol.

Jalan tol akan menjadi pilihan utama jutaan pemudik di Pulau Jawa. Tol Trans Jawa yang sudah tersambung sejak tahun 2018 akan memangkas waktu tempuh perjalanan hingga 60 persen.

Berdasarkan hasil survei ketiga Badan Litbang, Kementerian Perhubungan (Maret 2022), potensi pergerakan nasional selama angkutan Lebaran 2022 sebanyak 85,5 juta orang. 14,3 Juta orang (16,7%) di antaranya merupakan pemudik yang berasal dari wilayah Jabodetabek menuju timur Pulau Jawa.

Dari survei itu juga didapatkan data, 24,1 persen pemudik akan menggunakan jalan tol Trans Jawa. Lebih tinggi daripada pilihan menggunakan jalur lintas tengah Jawa 9,7 persen, Tol Cipularang 9,2 persen, jalur lintas pantai utara (Pantura) Jawa 8,2 persen, Trans Sumatera (non tol) 4,7 persen, Tol Jagorawi 4,2 persen, jalur lintas selatan (pansel) Jawa 3,7 persen, Tol Jakarta-Merak 3,5 persen dan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) 0,7 persen, sisanya jalan lainnya 31,8 persen.

Djoko Setijowarno, akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI Pusat, mengatakan, lancarnya arus mudik akan dipengaruhi oleh perilaku pemudik selama perjalanan.

Dia mengimbau, pemudik memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima dan laik jalan. Pemudik juga harus mempersiapkan perbekalan selama perjalanan (makanan, minuman, serta peralatan ibadah), dan memastikan kecukupan BBM kendaraan.

"Pemudik juga harus melakukan pengecekan tarif tol serta kecukupan saldo uang elektronik. Dianjurkan untuk menggunakan fasilitas top up di rest area, serta menghindari top up di gerbang tol," ujarnya kepada merdeka.com.

Agar tidak terjebak kemacetan saat puncak arus mudik 28-30 April nanti, Djoko juga mengimbau pemudik menghindari waktu perjalanan di waktu puncak arus mudik dan arus balik. Selain itu, hindari perjalanan di waktu favorit, seperti sehabis waktu sahur atau berbuka puasa.

"Cek waktu dan rute pemberlakuan rekayasa lalu lintas dari kepolisian, dan update selalu informasi lalu lintas melalui channel resmi Jasa Marga, seperti Aplikasi Travoy, Twitter, Call Center 14080," pesannya.

Pemudik yang disiplin dan patuh dengan aturan termasuk rambu-rambu juga menjadi kunci lancarnya perjalanan. Jangan berhenti di bahu jalan, kecuali darurat. Jika terjadi kondisi darurat dapat menghubungi Call Center 14080.

2 dari 3 halaman

Kepadatan Rest Area

Djoko juga mengingatkan, sejumlah rest area yang tersedia di sepanjang jalan tol tidak akan mampu menampung semua pengguna jalan tol untuk beristirahat. Kepadatan akan terjadi di pintu masuk dan keluar rest area. Djoko menyarankan, pemudik bisa menggunakan tempat istirahat di luar jalan tol, jika terpaksa.

Saat menggunakan rest area, pemudik juga diminta mematuhi aturan seperti tidak berlama-lama, maksimal 30 menit, dianjurkan untuk take away makanan dan tidak lupa menerapkan protokol kesehatan.

"Apabila rest area penuh, gunakan rest area di lokasi berikutnya, dan manfaatkan posko pelayanan kesehatan di rest area apabila memerlukan pengecekan kesehatan," ujar Djoko.

Satu hal yang tidak boleh dilakukan, kata Djoko, selama berada di jalan tol, pemudik jangan sekali kali beristirahat menggunakan bahu jalan tol. Karena keberadaan bahu jalan tol hanya untuk keadaan darurat. Demikian juga kebiasaan memilih beristirahat di bahu jalan yang berada di bawah jembatan yang melintas di jalan tol, merasa teduh dan tidak kepanasan.

3 dari 3 halaman

Tarif Tol Trans Jawa

Berbagai kota di wilayah timur Pulau Jawa akan menjadi tujuan pemudik yang berasal dari Jabodetabek. Ada harga yang harus dibayar untuk menikmati fasilitas itu.

Bagi yang akan mudik, cukupi saldo uang elektronik Anda dengan mengetahui tarif sampai gerbang tol kota tujuan Anda. Berikut tarif lengkap ruas tol Trans Jawa dari ujung paling barat di Merak, Banten hingga Probolinggo, Jawa Timur.

1. Tarif Tol Trans Jawa Ruas Tol Banten-Jakarta:

- Tol Tangerang-Merak: Rp 44.000

- Tol Jakarta-Tangerang: Rp 8.000

- Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR): Rp 16.000

2. Tarif Tol Trans Jawa Ruas Tol Jakarta-Jawa Barat

- Tol Jakarta-Cikampek: Rp 20.000

- Tol Cikopo-Palimanan: Rp 119.000

- Tol Palimanan-Kanci: Rp 12.500

- Tol Kanci-Pejagan: Rp 29.500

- Tol Pejagan-Pemalang: Rp 60.000

- Tol Pemalang-Batang: Rp 45.000

- Tol Batang-Semarang (Kalikangkung): Rp 86.000

- Tol Semarang ABC: Rp 5.500

- Tol Semarang ABC - Solo: 75.000

- Tol Solo-Ngawi: Rp 104.500

- Tol Ngawi-Kertosono: Rp 91.000

- Tol Kertosono-Mojokerto: Rp 50.000

- Tol Mojokerto-Surabaya: Rp 39.000

3. Tarif Tol Trans Jawa Ruas Tol Dalam Kota Surabaya-Gempol-Pandaan-Malang

- Dupak-Waru: Rp 5.000

- Waru-Porong: Rp 9.000

- Porong-Gempol: Rp 9.000

- Tol Gempol IC-Pandaan: Rp 13.000

- Tol Gempol-Pasuruan (Grati): Rp 39.000

- Tol Pandaan-Malang: Rp 34.500

- Tol Gempol-Pasuruan (Grati): Rp 39.000

- Tol Pasuruan (Grati)-Probolinggo Timur: Rp 30.000. [rnd]

Baca juga:
Tiga Hari Krusial Mudik di Tol Trans Jawa
Tinjau Bandara Soetta, Erick Thohir Minta Petugas Beri Layanan Terbaik ke Pemudik
H-6 Lebaran, 11 Ribu Kendaraan Masuk Kota Semarang Lewat Tol Kalikangkung
Pemudik Kini Bisa Pantau 49 Titik Kemacetan di Jabar Via Aplikasi Simanis
Demi Keselamatan Pemudik, 37 Titik Jalan Rusak di Tangerang Telah Diperbaiki
PUPR: 2.500 Km Jalan Tol Beroperasi saat Mudik Lebaran 2022
Pemprov Jabar Klaim 34 Jalan Provinsi Siap Dilalui Pemudik, Fasilitas Terus Dibenahi

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini