Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Viral Karena Konten Dakwah, Husain Basyaiban Ceritakan Pengalaman Tinggal di Mekkah

Viral Karena Konten Dakwah, Husain Basyaiban Ceritakan Pengalaman Tinggal di Mekkah Husain Basyaiban. ©2021 Merdeka.com/instagram

Merdeka.com - Aplikasi Tik Tok dan Instagram kini tengah menjadi media sosial paling diminati. Media sosial berbasis foto dan video ini bahkan juga mampu menghasilakan uang setelah Youtube. Banyak artis-artis yang juga lahir dari dua aplikasi besar ini.

Salah satu public figure yang juga lahir dari maraknya media sosial masa kini adalah Husain Basyaiban. Tak sama dengan konten hiburan yang lain, pemuda berusia 21 tahun ini memilih untuk konsisten berdakwah.

Muda dan mengerti agama membuat Husain hadir sebagai sosok idola baru di masyarakat. Selain kontennya yang menarik, rupanya kehidupan Husain juga cukup mencuri perhatian. Meski kini berada di Indonesia, Husain rupanya pernah tinggal di Mekkah.

Pengalaman tinggal di tanah suci Husain ceritakan pada kanal YouTube CH Podcast. Ia menyebut jika masa kecilnya dulu tak punya tetangga asal Indonesia. Selengkapnya, simak cerita Husain Basyaiban berikut ini.

Pernah Tinggal di Mekkah

husain basyaiban

©2021 Merdeka.com/instagram

Mengikuti sang ayah, Husain mengatakan jika kesempatannya tinggal di tanah suci ada lantaran ayahnya pergi berhaji kemudian menempuh studi. Tak sebentar, ayah Husain sempat tinggal di Mekkah selama 30 tahun. Kelima saudaranya akhirnya juga lahir dan besar di tanah Suci.

"Abi gue kan sejak mudanya itu ada di Mekkah buat menuntut ilmu, sebenarnya tujuan Abi ke sana itu buat naik haji dulu di zaman itu. Akhirnya Abi gue ada di sana buat haji, lama sampai 30 tahun sampai menuntut ilmu sambil kerja juga sambil bawa umi. Sebelumnya belum nikah, terus pergi ke Madura nikah, dibawa ke Mekkah tinggal di sana, lima saudara gue lahir di sana," ungkapnya.

Tak Ada Tetangga Indonesia

husain basyaiban

©2021 Merdeka.com/instagram

Menganang masa lalu, Husain menyebut jika dulu saat di Mekkah ia sangat jarang bertemu orang Indonesia. Sebagai orang yang tinggal di Mekkah, tetanganya kebanyakan adalah orang Turki hingga Afrika.

“Aku doang sih yang paling bentar, lima setengah tahun. Waktu masa kecil yang ada di sekitar rumah itu enggak ada orang Indonesia, ada orang Indonesia tapi bukan tetangga. Rata-rata tuh orang Turki, orang hitam, terus ya gitu lah, banyak orang Afrika di sana," />

©2021 Merdeka.com/instagram

Lebih lanjut Husein menjelaskan jika selama tinggal di Mekkah Ia jarang bertemu orang-orang Indonesia. Di Tanah Suci, Ia lebih banyak bertetangga dengan orang-orang Turki dan Afrika.

“Aku doang sih yang paling bentar, lima setengah tahun. Waktu masa kecil yang ada di sekitar rumah itu enggak ada orang Indonesia, ada orang Indonesia tapi bukan tetangga. Rata-rata tuh orang Turki, orang hitam, terus ya gitu lah, banyak orang Afrika di sana,” imbuhnya.

(mdk/vna)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP