Banyak umat muslim yang masih bingung perihal pengerjaan sholat taubat dulu atau tahajud dulu. Sholat taubat dan sholat tahajud adalah dua amalan sholat sunnah yang biasanya dikerjakan di waktu sepertiga malam. Tak heran jika ada yang kebingungan mengenai urutannya.
Dalam Islam, memang ada beberapa jenis sholat sunnah yang memiliki waktu pengerjaannya secara spesifik. Misalnya, sholat tahajud adalah sholat sunnah yang selalu dikerjakan pada waktu sepertiga malam, dan sholat dhuha dikerjakan pada waktu pagi hingga menjelang siang hari.
Baca juga: Cara Sholat Dan Doa Mohon Ampunan Taubat Yang Benar Lengkap
Masing-masing sholat sunnah ini nampaknya memiliki maksud yang berbeda-beda, namun pada intinya, semua dikerjakan untuk mendapat ridho Allah SWT semata. Lantas, bagaimana dengan pelaksanaan sholat taubat dan tahajud yang umumnya ditunaikan pada tengah malam? Sholat taubat dulu atau tahajud dulu yang harus dilakukan? Berikut ulasan selengkapnya mengenai hal ini yang patut untuk diketahui.
Advertisement
Sholat taubat adalah sholat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan untuk menyempurnakan niat bertaubat dan memohon pengampunan dari Allah SWT atas segala dosa yang pernah diperbuat. Mengutip voa-islam.com, dari Abu Bakar al-Shiddiq Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,
مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا فَيُحْسِنُ الطُّهُورَ ، ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ ، ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللهَ إِلَّا غَفَرَ اللَّهُ لَهُ
“Tidaklah seorang hamba berbuat satu dosa, lalu ia bersuci dengan baik, lalu berdiri untuk shalat dua rakaat, kemudian memohon ampun kepada Allah, melainkan Allah akan mengampuni dosanya.” (HR. Abu Dawud no. 1521. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Abi Dawud).
Sholat taubat dapat dikerjakan sebai bagian dari sholat malam lainnya, yakni sholat tahajud. Artinya, umat muslim dapat melakukan tahajud dengan niat untuk menyatakan pertaubatan dan meminta ampunan kepada Allah SWT.
Dari anasalafy.com, Syaikh Dr. Yasir Barhami dalam fatwanya yang berjudul “Hukmu Shalah Rak’atain biniyyati Qiyam al-Lail wa Shalah al-Taubah” (hukum sholat 2 rakaat dengan niat sholat malam dan sholat taubat), beliau menjelaskan bahwa diperbolehkan untuk menggabungkan sholat taubat ke sholat malam atau tahajud.
Jadi, untuk menjawab pertanyaan sholat taubat dulu atau tahajud dulu, beliau menjawab,
فيجوز جمع النيات في مثل هذه الصلوات؛ إذ أن صلاة التوبة اسم لكل ركعتين نوى بهما التوبة والرجوع إلى الله
“Maka boleh menggabungkan beberapa niat (sholat) seperti dalam sholat-sholat ini; karena sholat taubat adalah satu nama bagi setiap sholat dua rakaat dengan niat bertaubat dan kembali kepada Allah.”
Jadi, Anda bisa mengerjakan sholat taubat dalam dua rakaat pertama dan melanjutkannya dengan sholat tahajud.
Advertisement
Berikut bacaan doa niat sholat taubat yang dapat dilafalkan:
Ushalli Sunnatat Taubata Rak’ataini Lillahi Ta’ala
Artinya: "Saya niat sholat sunah taubat dua rakaat karena Allah."
Sementara, seperti sholat sunnah pada umumnya, tata cara sholat taubat adalah sebagai berikut:
- Niat doa sholat taubat nasuha
- Takbirotul ihram
- Membaca doa Istiftah/iftitah
- Membaca surat Al Fatihah
- Membaca surat dari Alquran
- Rukuk
- I'tidal (Membaca doa i'tidal)
- Sujud (Membaca tasbih sujud tiga kali)
- Duduk di antara dua sujud (Membaca doa 'Robbighfirlii warhamnii...')
- Sujud kedua (Membaca tasbih sujud tiga kali)
- Bangun melanjutkan rakaat kedua seperti urutan di atas sampai 10.
- Tasyahud akhir (Membaca bacaan tasyahud akhir)
- Salam
- Berdoa mohon ampunan
Untuk bacaan doa setelah sholat taubat, Anda dapat melafalkan bacaan-bacaan doa di bawah ini:
Astaghfirullahal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuumu wa atuubu ilaihi.
Artinya: Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepada-Nya.
Doa sholat taubat tersebut diucapkan 100 kali dengan setulus-tulusnya. Kemudian, setelah itu dilanjutkan dengan membaca doa setelah sholat taubat seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW berikut ini:
Allahumma anta robbi laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa ana abduka wa ana 'abduka wa ana 'ala 'ahdika wa wa'dika mastatho'tu. A 'udzu bika min syarri maa shona'tu abuu-u laka bini'matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii, faghfirlii fainnahuu alaa yaghfirudz dzunuuba illa anta.
Artinya: Ya Allah Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku di atas ikatan janjimu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakuimu atas nikmatmu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau.
Diharapkan setelah mengerjakan sholat taubat ini, seseorang tidak mengulangi lagi kesalahan dan dosa yang pernah diperbuat. Lebih memperbanyak amal kebaikan, salah satunya adalah bersedekah.
Bersedekah dapat menghapus dosa-dosa, sebagaimana Firman Allah SWT dalam Alquran surat Thaha ayat 82 yang artinya: “Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar.”
Advertisement
Berikut bacaan doa niat sholat tahajud yang dapat dilafalkan:
Ushallii sunnatat-tahajjudi rak'ataini (mustaqbilal qiblati) lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah tahajud dua rakaat (dengan menghadap kiblat) karena Allah Taala."
Sementara, seperti sholat sunnah pada umumnya, tata cara sholat tahajud adalah sebagai berikut:
- Membaca Niat
- Melakukan Takbiratul Ihram dan Doa Iftitah
- Membaca Surat Al-Fatihah
- Membaca Surat Pendek
- Rukuk dengan Tumakninah
- I’tidal
- Sujud
- Duduk di Antara Dua Sujud
- Sujud
- Mengulang Gerakan Seperti Rakaat Pertama
- Takhiyat Akhir
- Salam
Untuk menutup sholat tahajud, Anda dapat melafalkan doa serta zikir berikut ini:
للّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّاَللّٰهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Allaahumma lakal hamdu anta qayyimus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa’uka haqqun, wa qauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wannaaru haqqun, wannabiyyuuna haqqun, wa muhammadun shallallaahu ‘alaihi wasallama haqqun wassaa’atu haqqun.
Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qaddamtu, wa maa akh-khartu, wa maa asrartu, wa maa a’lantu, wa maa anta a’lamu bihiminnii. antal muqaddimu, wa antal mu’akhkhiru, laa ilaaha illaa anta, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.
Artinya: "Wahai Allah! Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah Yang Hak (benar),janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad saw itu benar, dan hari kiamat itu benar(ada).
Wahai Allah! Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."
Advertisement
Sholat Taubat dan Sholat Tahajud adalah dua sholat sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Keduanya dilakukan dengan tujuan yang berbeda, namun keduanya memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi dan mendatangkan berbagai manfaat baik bagi pelakunya. Berikut keutamaan sholat taubat dan tahajud yang penting diketahui umat Muslim:
1. Keutamaan Sholat Taubat
Sholat Taubat adalah sholat sunnah yang dilakukan sebagai tanda penyesalan atas dosa-dosa yang telah diperbuat dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Sholat ini mencerminkan kesadaran seorang hamba akan kesalahan dan keinginannya untuk kembali ke jalan yang benar.
- Penghapusan Dosa
Sholat Taubat merupakan salah satu cara untuk menghapus dosa-dosa, terutama jika disertai dengan taubat nasuha (taubat yang tulus). Dalam hadis, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang berbuat dosa, lalu bersuci (berwudhu) dan sholat dua rakaat serta memohon ampun kepada Allah, maka Allah akan mengampuni dosanya.
- Meningkatkan Kedekatan dengan Allah
Melalui sholat taubat, seorang hamba menunjukkan ketundukan dan kerendahan hati di hadapan Allah, yang meningkatkan kedekatan spiritual dan rasa takut kepada-Nya.
- Ketenangan Batin
Melakukan sholat taubat dapat memberikan ketenangan hati dan pikiran, karena ada keyakinan bahwa dosa-dosa telah diampuni dan Allah akan memberikan kesempatan baru.
2. Keutamaan Sholat Tahajud
Sholat Tahajud adalah sholat sunnah yang dilakukan di malam hari setelah tidur, terutama pada sepertiga malam terakhir. Sholat ini memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam dan merupakan amalan yang sangat dianjurkan. Berikut keutamaan sholat tahajud, antara lain:
- Tanda Ketakwaan
Sholat Tahajud adalah salah satu tanda dari orang yang bertaqwa. Dalam Al-Qur'an, Allah memuji hamba-Nya yang bangun di malam hari untuk sholat Tahajud sebagai orang-orang yang mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi-Nya.
- Dikabulkannya Doa
Waktu sepertiga malam terakhir adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan mengabulkan doa hamba-Nya yang memohon pada saat itu.
- Mendapatkan Kemuliaan di Akhirat
Sholat Tahajud memberikan kemuliaan bagi pelakunya baik di dunia maupun di akhirat. Ini adalah amalan yang akan membawa seseorang mendekat kepada Allah dan mendapatkan balasan besar di akhirat.