Rizky Ridho menyumbang satu gol pada pertandingan Timnas Indonesia melawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (11/6/2024) malam. Ia turut mengantar Indonesia lolos ke babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 dan lolos putaran final Piala Asia 2027.
Advertisement
Pada awal kariernya, pemuda kelahiran Surabaya ini mengaku sempat tak percaya saat pertama kali merumput bersama Persebaya.
"Pertama main uji coba lawan Persis Solo. Saya nanya ke diri sendiri, ini beneran ditonton begitu banyak orang?" ujar Ridho, dikutip dari YouTube Official Persebaya.
Ia mengaku bangga karena bisa satu tim dengan pemain idolanya, Hansamu Yama.
Nomor punggung Ridho, 32, ternyata juga ada kaitannya dengan Hansamu Yama.
"Awalnya saya pengen nomor 23 tapi karena udah ada Mas Yama, yaudah saya kebalikannya aja, 32," imbuh Ridho.
Advertisement
Pemuda 23 tahun ini mengungkap gaji pertamanya saat merumput bersama Persebaya.
"Gaji pertama di Persebaya Rp1 juta ingin saya belikan emas untuk ibu, tapi (uangnya) enggak cukup," jelasnya, dikutip dari YouTube Official Persebaya.
Bagi Ridho, orang tua adalah sosok yang sangat berharga dan ingin ia bahagiakan.
"Cita-cita saya memberangkatkan haji orang tua," imbuh pemuda yang memiliki nama kecil Edo ini.
Advertisement
Edo pertama kali tergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) saat masih duduk di bangku kelas 2 SD. Kini, ia merupakan pemain kebanggaan Persija dan Timnas Indonesia.
Advertisement
Edo yang terkenal relijius ini memiliki pesan khusus untuk para pesepak bola junior.
"Latihan yang semangat dan jangan lupa beribadah," tegasnya.
Advertisement
Lulusan SMA Sejahtera Surabaya tahun 2019 ini memiliki makanan favorit unik, yakni sayur kunci buatan ibunya. Menurut Edo, sayur kunci akan terasa semakin lezat saat dipadukan dengan lauk berupa dadar jagung.
Advertisement