Cawapres asal Jawa Timur ini masih dikenal suka jail hingga sekarang
Anak keempat dari enam bersaudara yang lahir dari pasangan Muhammad Iskandar dan Muhasanah ini dikenal jail sejak kecil. Saat duduk di bangku tingkat sekolah menengah pertama (SMP), ia pernah iseng kepada temannya hingga berujung pemukulan karena sang teman tidak terima dengan tingkah isengnya.
(Foto: YouTube
tvOneNews)
Advertisement
Saat duduk di bangku kelas 2 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Jombang, Muhaimin Iskandar iseng menyetrum temannya yang bernama Huda. Momen ini dikisahkan ulang oleh Huda pada sebuah wawancara di acara televisi.
Sikap iseng itu tidak direncanakan. Muhaimin Iskandar tak sengaja melihat tape musik yang bagian kabelnya lecet. Sontak, ia pun mengarahkan kabel lecet tersebut kepada temannya. Sang teman yang takut pada aliran listrik sontak menonjok bocah laki-laki kelahiran Jombang tahun 1966.
(Foto: Freepik user18526052)
Advertisement
Advertisement
Rupanya sifat iseng melekat erat pada sosok cawapres ini. Bahkan, baru-baru ini, laki-laki 57 tahun itu sengaja iseng pada capresnya. Ia sengaja nyelepet sang capres dengan sarung.
Momen sang cawapres nyelepet capres dengan sarung itu terjadi saat dirinya tengah menjelaskan fungsi-fungsi sarung di kalangan santri. Selain berfungsi sebagai pakaian salat dan pakaian sehari-hari di pesantren, sarung juga menjadi selimut bagi para santri yang tidur di lantai.
(Foto: liputan6.com)
Fungsi ketiga sarung menurut sang cawapres ialah untuk nyelepet. Saat menjelaskan bagian ini, sang cawapres sontak mengayunkan sarung yang sudah dibentuk mirip pecut ke arah capresnya. Insiden yang terjadi begitu tiba-tiba membuat sang capres kaget.
(Foto: YouTube Anies Baswedan)
Advertisement
Insiden nyelepet itu membuat pasangan capres Anies Baswedan dan cawapres Muhaimin Iskandar tertawa lepas. Apalagi usai insiden Cak Imin iseng nyelepet, ada seorang laki-laki yang lewat di depan keduanya mengenakan sarung sebagai kostum ninja.
(Foto: Twitter @fxmario)
Advertisement