Gejala penyakit menular seksual sangat penting diketahui agar segera mendapat penanganan yang tepat. Penyakit menular seksual (PMS), atau infeksi menular seksual (IMS), adalah infeksi yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak seksual.
Kontak ini biasanya dalam bentuk seks vaginal, oral, atau anal. Namun terkadang PMS juga bisa menyebar melalui kontak fisik intim lainnya. Ini karena dalam beberapa jenis PMS, seperti herpes dan HPV, disebarkan melalui kontak kulit ke kulit.
Beberapa jenis penyakit menular seksual mudah diobati dan disembuhkan, sementara yang lain memerlukan perawatan yang lebih rumit dan intensif. Jika tidak diobati, penyakit menular seksual dapat meningkatkan risiko tertular dari infeksi lain seperti HIV.
Hal tersebut terjadi karena penyakit menular seksual dapat merangsang respons kekebalan di area genital atau menyebabkan luka, yang salah satunya dapat meningkatkan risiko penularan HIV. Beberapa penyakit menular seksual yang tidak diobati juga dapat menyebabkan kemandulan, kerusakan organ, beberapa jenis kanker atau kematian.
Sehingga, sangat penting bagi Anda, terutama yang aktif secara seksual, untuk mengetahui apa saja gejala penyakit menular seksual yang paling umum. Dengan demikian, Anda bisa mengidentifikasi dan mendapatkan penanganan dari tenaga medis profesional secepatnya.
Advertisement
Chlamydia adalah infeksi bakteri pada saluran kelamin. Chlamydia adalah kondisi yang cenderung sulit dideteksi karena infeksi tahap awalnya seringkali tak memiliki gejala. Ketika seseorang terpapar Chlamydia, gejalanya baru akan muncul satu hingga tiga minggu setelahnya dan kemungkinan hanya gejala ringan yang berlalu dengan cepat. Tanda dan gejala penyakit menular seksual Chlamydia di antaranya:
- Sakit saat buang air kecil
- Nyeri perut bagian bawah
- Keputihan
- Nyeri saat berhubungan seksual
- Pendarahan antara periode menstruasi
- Nyeri testis pada pria
2. Gejala Penyakit Menular Seksual Gonore
Gonore adalah infeksi bakteri pada saluran kelamin. Bakteri penyebab gonore juga bisa tumbuh di mulut, tenggorokan, mata, dan anus. Gejala gonore pertama umumnya muncul dalam waktu 10 hari setelah terpapar. Namun, beberapa orang bisa terinfeksi selama berbulan-bulan sebelum tanda atau gejalanya muncul. Tanda dan gejala penyakit menular seksual gonore meliputi:
- Keluarnya bercak kental, keruh atau berdarah dari penis atau vagina
- Nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil
- Pendarahan menstruasi yang berat atau pendarahan di antara periode menstruasi
- Testis bengkak dan nyeri
- Pergerakan usus yang menyakitkan
- Gatal dubur
3. Gejala Penyakit Menular Seksual Trikomoniasis
Trikomoniasis adalah penyakit menular seksual umum yang disebabkan oleh parasit mikroskopis bersel satu yang disebut Trichomonas vaginalis. Organisme ini menyebar selama hubungan seksual dari seseorang yang sudah terinfeksi.
Organisme ini biasanya menginfeksi saluran kemih pria, tetapi seringkali tidak menimbulkan gejala. Ketika trikomoniasis menyebabkan gejala, mereka mungkin muncul dalam waktu lima hingga 28 hari setelah seseorang terpapar dan gejalanya berkisar dari iritasi ringan hingga peradangan parah. Tanda dan gejala penyakit menular seksual ini adalah:
- Keputihan bening, putih, kehijauan atau kekuningan
- Keputihan pada penis
- Bau vagina yang kuat
- Gatal atau iritasi vagina
- Gatal atau iritasi di dalam penis
- Nyeri saat berhubungan seksual
- Sakit saat buang air kecil
Advertisement
Herpes genital adalah penyakit menular seksual yang sangat menular yang disebabkan oleh sejenis virus herpes simpleks (HSV) yang masuk ke tubuh melalui luka kecil di kulit atau selaput lendir. Kebanyakan penderita HSV tidak pernah tahu bahwa mereka telah mengidapnya, karena kondis ini tidak memiliki tanda atau gejala. Pun jika ada tanda dan gejalanya, biasanya sangat ringan sehingga tidak diketahui.
Saat tanda dan gejala herpes genital mulai terlihat, gejala episode pertama biasanya adalah yang paling buruk. Beberapa penderita ada yang tidak mengalami episode kedua, namun sebagian penderita lainnya lain dapat mengalami gejala berulang selama beberapa dekade. Tanda dan gejala penyakit menular seksual herpes genital adalah:
- Benjolan merah kecil, lepuh (vesikel) atau luka terbuka (ulkus) di area kelamin dan anus serta area di sekitarnya.
- Nyeri atau gatal di sekitar area kelamin, bokong, dan paha bagian dalam.
Selama episode awal, penderita juga dapat memiliki tanda dan gejala seperti flu, sakit kepala, nyeri otot dan demam, serta pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan. Dalam beberapa kasus, infeksi bisa menjadi aktif dan menular bahkan ketika luka tidak ada.
4. Gejala Infeksi Human Papillomavirus (HPV) dan Gejala Kutil Kelamin
Infeksi HPV adalah salah satu jenis penyakit menular seksual yang paling umum. Beberapa bentuk HPV membuat wanita berisiko tinggi terkena kanker serviks. Bentuk lain dari infeksi ini dapat menyebabkan kutil kelamin. HPV biasanya tidak memiliki tanda atau gejala. Sementara, tanda dan gejala kutil kelamin meliputi:
- Pembengkakan kecil berwarna daging atau abu-abu di area genital
- Beberapa kutil saling berdekatan yang berbentuk kembang kol
- Gatal atau tidak nyaman di area genital
- Pendarahan saat berhubungan seksual
6. Gejala Penyakit Menular Seksual Hepatitis
Hepatitis A, hepatitis B dan hepatitis C adalah semua infeksi virus menular yang mempengaruhi organ hati. Hepatitis B dan C adalah yang paling serius dari ketiganya. Saat terkena hepatitis, beberapa pasien tidak pernah mengembangkan tanda atau gejala apapun. Tetapi bagi sebagian lainnya, tanda dan gejala dapat muncul beberapa minggu setelah terpapar. Gejala tersebut di antaranya;
- Kelelahan
- Mual dan muntah
- Nyeri perut atau rasa tidak nyaman, terutama di area hati di sisi kanan bawah tulang rusuk bawah
- Kehilangan selera makan
- Demam
- Urin gelap
- Nyeri otot atau sendi
- Gatal
- Menguningnya kulit dan bagian putih mata (jaundice)
Advertisement
Sifilis adalah penyakit menular seksual akibat infeksi bakteri. Penyakit ini memengaruhi alat kelamin, kulit, dan selaput lendir, tetapi juga dapat melibatkan banyak bagian lain dari tubuh termasuk otak dan jantung. Tanda dan gejala sifilis dapat terjadi dalam tiga tahap – primer, sekunder, dan tersier. Beberapa orang juga mengalami sifilis laten, di mana tes darah menunjukkan positif terpapar bakteri sifilis namun gejalanya tidak ada. Namun, beberapa tanda dan gejala sifilis stadium akhir meliputi:
- Penurunan kemampuan koordinasi
- Mati rasa
- Kelumpuhan
- Kebutaan
- Demensia
8. Gejala Penyakit Menular Seksual HIV
HIV adalah infeksi virus human immunodeficiency. HIV mengganggu kemampuan tubuh untuk melawan virus, bakteri, dan jamur yang menyebabkan penyakit, dan dapat menyebabkan AIDS, penyakit kronis yang mengancam jiwa. Saat pertama kali terinfeksi HIV, penderita mungkin tidak memiliki gejala apapun. Beberapa lainnya akan mengalami penyakit seperti flu, biasanya dua sampai enam minggu setelah terinfeksi. Namun, satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda mengidap HIV adalah dengan melakukan tes.
Tanda dan gejala awal HIV biasanya hilang dalam waktu seminggu hingga sebulan dan sering disalahartikan sebagai infeksi virus lain. Selama periode ini, Anda sangat menular. Gejala infeksi HIV yang lebih persisten atau parah mungkin tidak muncul selama 10 tahun atau lebih setelah infeksi awal. Gejala HIV tahap awal di antaranya:
- Demam
- Sakit kepala
- Sakit tenggorokan
- Pembengkakan kelenjar getah bening
- Ruam
- Kelelahan
Saat virus terus berkembang biak dan menghancurkan sel kekebalan, Anda mungkin mengalami infeksi ringan atau tanda dan gejala kronis seperti:
- Pembengkakan kelenjar getah bening — seringkali merupakan salah satu tanda pertama infeksi HIV
- Diare
- Penurunan berat badan
- Demam
- Batuk dan sesak napas
Sementara itu, tanda dan gejala infeksi HIV stadium akhir meliputi:
- Kelelahan yang terus-menerus dan tidak dapat dijelaskan
- Berkeringat di malam hari
- Menggigil atau demam lebih tinggi dari 100,4 F (38 C) selama beberapa minggu
- Pembengkakan kelenjar getah bening selama lebih dari tiga bulan
- Diare kronis
- Sakit kepala terus-menerus
- Infeksi oportunistik yang tidak biasa.