Proses Ovulasi dan Tandanya, Penting Dipelajari

Proses ovulasi terjadi pada siklus menstruasi yang dialami oleh para wanita. Proses ovulasi sendiri umumnya terjadi 14 hari sebelum menstruasi. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai masa dan proses ovulasi yang penting untuk Anda pelajari.

Edelweis Lararenjana
Oleh Edelweis Lararenjana - Reporter
Proses Ovulasi dan Tandanya, Penting Dipelajari
ilustrasi rahim. ©2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Proses ovulasi terjadi pada siklus menstruasi yang dialami oleh para wanita. Proses ovulasi sendiri umumnya terjadi 14 hari sebelum menstruasi.

Dalam proses ovulasi,sel telur dilepaskan dari ovarium dalam keadaan matang dan menunggu dibuahi oleh sperma.

Jika tidak dibuahi, sel telur akan terlepas dari rahim dan luruh dalam bentuk pendarahan yang dikenal dengan sebutan menstruasi.

Pada siklus menstruasi wanita, ada sel telur matang yang siap dibuahi sehingga apabila wanita melakukan hubungan seksual selama masa ini, besar kemungkinan akan terjadi kehamilan.

Berikut penjelasan selengkapnya mengenai masa dan proses ovulasi yang penting untuk Anda pelajari.

Terjadinya Proses Ovulasi

Memahami kapan Anda berovulasi dan berhubungan seks secara teratur lima hari sebelum dan pada hari ovulasi dapat meningkatkan peluang untuk hamil bagi Anda yang sedang berencana untuk mendapatkan momongan.

Proses ovulasi adalah proses pelepasan sel telur yang matang dari ovarium. Setelah dilepaskan, sel telur bergerak ke tuba falopi dan tinggal di sana selama 12 hingga 24 jam, di mana ia dapat dibuahi, mengutip laman Mayo Clinic.

Sperma dapat hidup di dalam saluran reproduksi wanita selama lima hari setelah hubungan seksual dalam kondisi yang tepat. Peluang Anda untuk hamil paling tinggi ketika sperma hidup ada di saluran tuba selama ovulasi.

Dalam siklus menstruasi yang rata-rata 28 hari, ovulasi biasanya terjadi sekitar 14 hari sebelum dimulainya periode menstruasi berikutnya. Namun, panjang siklus setiap orang mungkin berbeda, dan waktu antara ovulasi dan awal periode menstruasi berikutnya dapat bervariasi.

Proses Ovulasi dan Siklus Menstruasi

Ovulasi adalah bagian dari siklus menstruasi pada seorang wanita. Hal ini terjadi ketika sel telur dilepaskan dari ovarium. Memahami bagaimana proses ovulasi terjadi dan kapan hal ini terjadi dapat membantu Anda mencapai atau mencegah kehamilan. Ini juga dapat membantu Anda mendiagnosis kondisi medis tertentu.

Proses ovulasi dan siklus menstruasi adalah dua hal yang sangat berkaitan. Siklus menstruasi mengatur ulang hari saat aliran menstruasi Anda dimulai. Ini adalah awal dari fase folikular, di mana sel telur matang dan kemudian dilepaskan selama ovulasi. Selama fase folikular, tubuh akan melepaskan hormon perangsang folikel (FSH) yang membantu sel telur di dalam ovarium matang dan bersiap untuk dilepaskan.

Setelah telur matang, tubuh Anda melepaskan lonjakan hormon luteinizing (LH), memicu pelepasan telur. Ovulasi biasanya terjadi sekitar hari ke 14, dalam 28 hingga 36 jam setelah lonjakan LH. Setelah ovulasi datang fase luteal. Jika kehamilan terjadi selama fase ini, hormon akan menjaga lapisan agar tidak luruh. Jika tidak, pendarahan akan dimulai sekitar hari ke 28 dari siklus, memulai siklus berikutnya.

Singkatnya, proses ovulasi umumnya terjadi di tengah siklus menstruasi.

Tanda Dimulainya Proses Ovulasi

Bagaimana cara untuk mengetahui apakah Anda sudah memasuki masa proses ovulasi atau belum? Melansir lama Healthline, ada beberapa cara untuk mengetahui kapan proses ovulasi terjadi, yaitu:

  • Dari siklus menstruasi.

Ovulasi biasanya terjadi sekitar hari ke-14 dari siklus menstruasi 28 hari, dihitung dari hari pertama menstruasi Anda. Tetapi siklus normal bisa sesingkat 21 hari pada orang dewasa, atau selama 35 hari.

Lacaklah siklus Anda selama beberapa bulan untuk mempelajari panjangnya. Proses ovulasi umumnya terjadi di sekitar tanggal tengah siklus menstruasi.

  • Dari suhu tubuh.

Suhu tubuh umumnya akan naik sedikit selama beberapa hari setelah ovulasi terjadi, sekitar 0,5 hingga 1,3°F (0,3 hingga 0,7°C). Anda mungkin dapat mendeteksi perubahannya dengan mengukur suhu setiap pagi.

  • Dari keputihan.

Kemungkinan Anda akan mengalami banyak keputihan di sekitar waktu ovulasi. Biasanya, keputihan yang muncul bersifat lebih jernih dan lebih licin.

Rekomendasi