Dewasa ini, kampanye mengenai cara menanggulangi perubahan iklim sedang ramai digalakkan. Hal ini tak terlepas dari aktivitas pemanasan global yang terus meningkat setiap harinya, menempatkan bumi dalam kondisi yang semakin kritis. Untuk itu, demi kelangsungan hidup generasi yang akan datang, penanggulangan perubahan iklim harus segera dilakukan.
Pada tahun 2015, para pemimpin dunia menandatangani perjanjian besar yang disebut perjanjian Paris, untuk menerapkan solusi bagi permasalahan ini. Inti dari semua solusi perubahan iklim adalah mengurangi emisi gas rumah kaca, yang harus mencapai nol sesegera mungkin.
Karena hutan dan lautan memainkan peran yang sangat penting dalam mengatur iklim bumi, meningkatkan kemampuan alami hutan dan lautan untuk menyerap karbon dioksida juga dapat membantu menghentikan pemanasan global. Sebagai anggota dari masyarakat internasional, Anda juga bisa lho, melakukan beberapa hal sederhana untuk membantu menanggulangi perubahan iklim.
Berikut adalah beberapa cara menanggulangi perubahan iklim yang bisa Anda terapkan dari level keluarga dan orang-orang terdekat, untuk membantu mencegah memburuknya pemanasan global, dilansir dari laman unep.org dangreenpeace.org.uk.
Advertisement
1. Tingkatkan Kesadaran Masyarakat
Cara menanggulangi perubahan iklim yang pertama adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat di sekitar Anda mengenai topik ini. Dorong teman, keluarga, dan rekan kerja Anda untuk mengurangi polusi karbon mereka.
Anda juga bisa bergabung dengan gerakan global yang bertujuan untuk menginspirasi dan mengambil langkah-langkah praktis dan menantang para pemimpin untuk bertindak lebih berani terhadap isu perubahan iklim.
2. Lakukan Tekanan Politik
Cara menanggulangi perubahan iklim yang kedua adalah dengan melakukan tekanan-tekanan politik terhadap pemimpin setempat. Lobi politisi dan bisnis lokal di sekitar Anda untuk mendukung upaya pengurangan emisi dan pengurangan polusi karbon.
Pilihlah masalah lingkungan yang Anda pedulikan, buat permintaan khusus untuk perubahan, lalu coba atur pertemuan dengan perwakilan lokal Anda. Anda bisa melakukannya dengan kelompok peduli lingkungan yang ada di kota Anda. Jika ingin berhasil mengatasi darurat iklim, politisi harus menjadi bagian dari solusinya.
3. Ubah Moda Transportasi
Cara menanggulangi perubahan iklim yang ketiga adalah dengan mulai mengubah moda transportasi yang Anda gunakan. Transportasi menyumbang sekitar seperempat dari semua emisi gas rumah kaca dan di seluruh dunia, hingga banyak pemerintah menerapkan kebijakan untuk mendekarbonisasi perjalanan.
Anda bisa memulai untuk membantu hal ini dengan tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk bepergian. Berjalan kakilah atau gunakan bersepeda sebagai moda transportasi harian Anda. Jika jaraknya terlalu jauh, gunakan transportasi umum.
4. Ubah Pola Makan
Cara menanggulangi perubahan iklim yang keempat adalah dengan mengubah pola makan Anda. Konsumsilah lebih banyak makanan nabati. Saat ini, sekitar 60 persen lahan pertanian dunia digunakan untuk penggembalaan ternak dan orang-orang di banyak negara mengonsumsi lebih banyak makanan hewani daripada makanan yang sehat.
Di samping itu, diet kaya nabati juga dapat membantu mengurangi penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker.
Advertisement
5. Belanja di Pasar Lokal
Cara menanggulangi perubahan iklim yang kelima adalah dengan berbelanja di pasar lokal dan pilihlah makanan yang berkelanjutan. Untuk mengurangi jejak karbon makanan Anda, belilah makanan lokal dan musiman.
Anda akan membantu usaha kecil dan pertanian di daerah sekaligus mengurangi emisi bahan bakar fosil yang terkait dengan transportasi dan penyimpanan rantai dingin. Pertanian berkelanjutan menggunakan energi hingga 56 persen lebih sedikit, menghasilkan emisi 64 persen lebih sedikit, dan memungkinkan tingkat keanekaragaman hayati yang lebih besar daripada pertanian konvensional.
Jika Anda ingin selangkah lebih maju, cobalah menanam buah, sayuran, dan rempah Anda sendiri. Anda dapat menanamnya di taman, di balkon atau bahkan di ambang jendela.
6. Jangan Membuang-Buang Makanan
Cara menanggulangi perubahan iklim yang ke enam adalah dengan tidak membuang-buang makanan. Sepertiga dari semua makanan yang diproduksi hilang atau terbuang. Menurut Laporan Indeks Limbah Makanan UNEP 2021, masyarakat secara global membuang 1 miliar ton makanan setiap tahun, yang menyumbang sekitar 8-10 persen dari emisi gas rumah kaca global.
Hindari pemborosan dengan hanya membeli apa yang Anda butuhkan. Manfaatkan setiap bagian yang dapat dimakan dari makanan yang Anda beli. Ukur ukuran porsi nasi dan bahan pokok lainnya sebelum memasaknya, simpan makanan dengan benar (gunakan freezer jika ada), berkreasilah dengan sisa makanan, bagikan makanan ekstra dengan teman dan tetangga, dan berkontribusilah pada skema berbagi makanan lokal.
Buat kompos dari sisa-sisa yang tidak bisa dimakan dan gunakan untuk menyuburkan kebun. Pengomposan adalah salah satu pilihan terbaik untuk mengelola sampah organik sekaligus mengurangi dampak kerusakan lingkungan.
7. Pilih Pakaian dengan Cerdas
Cara menanggulangi perubahan iklim yang ketujuh adalah dengan memilih pakaian yang akan Anda kenakan dengan cerdas. Industri fesyen menyumbang 8-10 persen dari emisi karbon global, jumlahnya lebih dari gabungan semua penerbangan internasional dan pelayaran laut. Dan 'fast fashion' telah menciptakan budaya membuang pakaian yang pada akhirnya berakhir di tempat pembuangan sampah.
Anda bisa mengubah hal ini. Belilah sedikit pakaian baru dan kenakan pakaian tersebut lebih lama. Cari label berkelanjutan pada pakaian yang Anda beli, dan gunakan layanan sewa untuk acara-acara khusus daripada membeli barang baru yang hanya akan dipakai sekali. Daur ulang pakaian bekas dan perbaiki bila perlu.
8. Tanam Pohon
Cara menanggulangi perubahan iklim yang terakhir adalah dengan menanam pohon. Setiap tahun, sekitar 12 juta hektar hutan dihancurkan. Deforestasi ini, bersama dengan pertanian dan perubahan penggunaan lahan lainnya, bertanggung jawab atas sekitar 25 persen emisi gas rumah kaca global.
Anda dapat berperan dalam membalikkan tren ini dengan menanam pohon, baik secara individu maupun sebagai bagian dari kolektif untuk menghentikan degradasi tanah dan lautan, melindungi keanekaragaman hayati, dan membangun kembali ekosistem.