Gang di Kota Madiun Penuh Replika Hantu dan Peti Mati Asli, Ini Fakta di Baliknya

Salah satu gang di Kota Madiun, Jawa Timur mencuri perhatian karena dipenuhi dengan replika hantu dan peti mati asli. Ternyata ini fakta di baliknya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Gang di Kota Madiun Penuh Replika Hantu dan Peti Mati Asli, Ini Fakta di Baliknya
Gang di Kota Madiun penuh replika hantu. ©2022 Merdeka.com/Instagram @madiun_info

Salah satu gang di Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur mencuri perhatian karena dipenuhi dengan replika hantu. Tidak hanya itu, di gang tersebut juga dipasang dua buah peti mati asli.

Gang tersebut merupakan jalan menuju Makam Umum Desa Tawangrejo. Panjang jalan yang di kiri kanannya terdapat replika beragam hantu lokal itu yakni 100 meter.

Dikutip dari akun Instagram @madiun_info, tujuan pemasangan replika hantu di sepanjang jalan menuju makam ialah untuk memberikan kesan berbeda dengan makam desa lain.

Bertema Hitam Putih

 
 
 
View this post on Instagram
     

A post shared by Informasi Madiun Raya (@madiun_info)


Endang Sri Hastuti, Sekretaris Kelurahan Tawangrejo, mengungkapkan bahwa tema hitam putih makam desa itu memiliki makna khusus.

Hitam putih mengandung makna kehidupan, di mana hitam berarti kekelaman dan putih berarti tanpa cacat.

Penentuan tema makam merupakan hasil musyawarah dari tingkat RT hingga kelurahan. Adapun tujuannya ialah untuk membedakan makam umum Kelurahan Tawangrejo dengan kelurahan lainnya.

Tidak Seram

Sementara itu, saat memasuki lokasi makam umum Kelurahan Tawangrejo, justru tidak ada kesan seram. Pasalnya, cungkup makam-makam di TPU itu mayoritas dicat putih sehingga tampak bersih.

Warganet ramai mengomentari inisiatif warga dan Pemerintah Kelurahan Tawangrejo terkait makam tersebut.

"Bener banget dihias begini. Soalnya kalau malam-malam dikira gang, ternyata jalan menuju makam," tulis pemilik akun Instagram @nunikayu_

Ada pula warganet yang merasa pemasangan replika hantu di sepanjang jalan menuju makam itu tidak diperlukan.

"Itu unik tapi gak bermanfaat. Membuat anak jadi penakut, terkesan angker, keliatan semrawut, membuat stigma kuburan sarang hantu. Alangkah baiknya boneka dicopot," komentar @yuspradasembilansatu.

Halaman Berikutnya Usai Video Polisi Merokok Viral, Pelat Nomor Vespa Istri Diselidiki Polresta Tuban
Rekomendasi