Jadi Sarjana Terbaik ITS Surabaya, Ini Prinsip Hidup Mahasiswi Teknik Capai IPK 3,95

Mahasiswi ITS ini lulus dengan IPK 3,95 dan dinobatkan sebagai wisudawan terbaik. Begini prinsip hidupnya.

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Jadi Sarjana Terbaik ITS Surabaya, Ini Prinsip Hidup Mahasiswi Teknik Capai IPK 3,95
Jennifer Patricia, Wisudawati Sarjana Terbaik ITS dengan IPK 3,95. ©2021 Merdeka.com/Dok. ITS

Mahasiswi Departemen Statistika Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) Jennifer Patricia dinobatkan sebagai wisudawan Sarjana Terbaik pada gelaran Wisuda ke-124 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Minggu (3/10/2021).

Jennifer berhasil lulus dalam kurun waktu empat tahun dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) hampir sempurna yakni 3,95.

Prinsip Hidup

 
 
 
View this post on Instagram
     

Sebuah kiriman dibagikan oleh ITS Surabaya (@its_campus)

Jennifer mengaku bahwa lulus dengan IPK bagus merupakan targertnya sejak awal kuliah di ITS. Selama kuliah, fokus utamanya ada pada bidang akademik.

Baginya, sangat penting bagi mahasiswa untuk berusaha sebaik mungkin supaya tidak menyesal di kemudian hari.

“Jika hasil yang didapat kurang sesuai dengan ekspektasi, setidaknya tidak akan datang penyesalan karena usahanya belum maksimal,” ujar Jennifer, dikutip dari laman resmi ITS, Minggu (3/10).

Baca Juga Cerita Dua Tunanetra di YARSI: Begini Mereka Menyelesaikan Kuliah

Pengalaman

Gadis kelahiran Surabaya 19 Juni 1999 itu banyak melibatkan diri dalam lingkup profesional guna menerapkan ilmu yang didapat di bangku kuliah. Ia tercatat sebagai asisten dosen Laboratorium Komputasi Departemen Aktuaria pada tahun 2018-2019, magang di bidang operasi Grab Indonesia pada tahun 2019, magang di bidang special project Grab Indonesia pada tahun 2020, serta Associate Product Manager Pinhome mulai tahun 2020 hingga sekarang.

Pada tahun ketiga, ia berkesempatan mendapatkan beasiswa Canada-ASEAN Scholarship and Educational Exchanges for Development (SEED). Berkat beasiswa tersebut, ia melakukan pertukaran pelajar di Kanada selama satu semester.

“Beruntung sekali karena saat itu pertama kali ITS melakukan exchange dengan Kanada, dan saya menjadi bagian dari itu,” ungkapnya.

Gadis berusia 22 tahun itu juga berhasil menjadi salah satu penerima Beasiswa Unggulan Bank Indonesia tahun 2020-2021.

Selain di bidang akademik, ia juga tergabung dengan kepanitiaan dan organisasi. Tahun 2019, ia bergabung dalam kepanitiaan Petrolida dan ITS EXPO. Kemudian, menjadi bagian dari Association Internationale des Étudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AIESEC) Surabaya dan Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK).

“Bergabung dengan organisasi terlebih di lingkup luas memungkinkan kita untuk menambah relasi yang dimiliki,” imbuhnya.

Baca Juga Pesan untuk Para Sarjana: Tantangan Lulusan Bukan Buktikan Pintar, tapi Ciptakan Dampak

Tips Capai IPK Bagus

Wisudawati Terbaik Sarjana Teknik ITS itu membagikan tips supaya mendapatkan IPK yang bagus. Salah satunya dengan selalu memperhatikan pengajaran dosen selama di kelas dan bertanya kepada dosen apabila ada materi yang kurang jelas.

“Selalu menyempatkan diri untuk belajar lagi serta mengerjakan tugas semaksimal mungkin,” terangnya.

Perjalanan Jennifer sebagai mahasiswa hingga lulus sebagai wisudawan terbaik bukan tanpa halangan. Ia juga pernah mengalami momen pasang-surut. Namun, berkat dukungan keluarga dan orang terdekat ia bisa melewati masa tersebut.

Set goal, ketahui apa yang ingin dicapai dan lakukan yang terbaik untuk mencapai tujuan tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga Tahukah Anda? Beasiswa Sleman Pintar Perluas Jaringan ke 52 Kampus, Wujudkan Generasi Sarjana Unggul
Halaman Berikutnya Dapat Restu Keluarga Bani Bishri, Cucu Pendiri NU Siap Maju Bursa Ketum PBNU
Rekomendasi