Peristiwa 14 April: Tragedi Pembunuhan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln

Rabu, 14 April 2021 08:00 Reporter : Rakha Fahreza Widyananda
Peristiwa 14 April: Tragedi Pembunuhan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln Abraham Lincoln. ©vk.com

Merdeka.com - Pada 14 April tahun 1865 tepatnya pukul 22.00 malam waktu setempat di Ford’s theatre, Washington DC, Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln wafat karena dibunuh oleh aktor ternama, John Wilkes Booth. Hal ini merupakan suatu tragedi yang membuat presiden dari Negeri Paman Sam ini tewas terbunuh.

John Wilkes Booth tega membunuh orang nomor satu di Amerika Serikat ini dengan melakukan pembunuhan melalui tempat dimana Presiden Abraham Lincoln duduk di sebuah ruang VIP. John lalu datang dari belakang, kemudian dia langsung mengambil senjata api serta melepaskan tembakannya ke arah presiden.

Setelah tragedi tersebut, Presiden Lincoln langsung jatuh tersungkur. Presiden Amerika Serikat yang ke-16 ini mengalami luka begitu parah. Setelah itu, darah langsung bercucuran di lantai. Seorang dokter yang ada di sekitar lokasi tersebut langsung bergegas untuk menyelamatkan nyawa sang presiden.

Abraham Lincoln yang dikenal sebagai Bapak Demokrasi serta Anti Perbudakan tersebut lalu dilarikan ke Petersen’s Boarding House untuk segera diberi pertolongan serta perawatan.
Namun, dengan adanya pembunuhan ini, akhirnya Bapak Presiden mengembuskan napas terakhirnya pada keesokan paginya di lokasi tersebut. Seketika rakyat Amerika Serikat langsung berduka cita.

Setelah itu, Presiden Lincoln dimakamkan di Springfield, Illinois dengan diiringi upacara kenegaraan yang telah dihadiri oleh sejumlah kepala negara.

Baca Selanjutnya: Sebuah Misi Pembunuhan Berencana...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini