Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Namanya Jadi Sorotan KPK, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Ternyata Punya Segudang Prestasi

Namanya Jadi Sorotan KPK, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Ternyata Punya Segudang Prestasi

Namanya Jadi Sorotan KPK, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Ternyata Punya Segudang Prestasi

Yuhronur bisa disebut sebagai crazy rich Lamongan.

Berurusan dengan KPK

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi pembangunan kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2017-2019. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 12 Oktober 2023 lalu, seperti dikutip dari liputan6.com.

Sepekan setelah pemeriksaan pertama, pada Kamis (19/10/2023), Yuhronur kembali diperiksa KPK. Hasil pemeriksaan tersebut belum diungkap kepada publik.

Adapun dalam proses penyidikan ini, KPK telah menggeledah sejumlah tempat seperti rumah dinas bupati, Kantor Dinas PUPR hingga Kantor Pemkab Lamongan.

Yuhronur tidak hanya menjadi orang nomor satu di lingkungan Pemkab Lamongan, ia ternyata juga CEO Persela, klub sepak bola Liga 2 Indonesia asal kota pecel lele itu dan punya segudang prestasi lain.

Yuhronur tidak hanya menjadi orang nomor satu di lingkungan Pemkab Lamongan, ia ternyata juga CEO Persela, klub sepak bola Liga 2 Indonesia asal kota pecel lele itu dan punya segudang prestasi lain.

CEO Persela Lamongan

CEO Persela Lamongan

Yuhronur menjabat sebagai CEO klub kesebelasan favorit warga Lamongan sejak Januari 2009 hingga sekarang. Mengutip akun LinkedIn miiknya, Yuhronur sudah menduduki jabatan ini selama 14 tahun 10 bulan.

(Foto: LinkedIn Yuhronur Efendi)

Dosen

Dosen

Sejak April 2012 hingga saat ini, Yuhronur tercatat sebagai dosen di Universitas Islam Lamongan. Ia meraih gelar doktor setelah menamatkan studi S-3 di Universitas Brawijaya Malang.

Yuhronur menyandang dua gelar pendidikan magister dari kampus berbeda, pertama Magister Manajemen Universitas Islam Kadiri, kedua Master of Bussiness Administration dari Universitas Gajah Mada. Sementara pendidikan S-1 ditempuh di Fakultas Ekonomi Universitas W.R. Supratman.

(Foto: Instagram @yuhronur_yes)

Namanya Jadi Sorotan KPK, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Ternyata Punya Segudang Prestasi
Perjalanan Karier

Perjalanan Karier

Yuhronur mengawali karier sebagai PNS pada 1986. Sejumlah jabatan penting yang pernah ia emban yakni Kasubag Verifikasi BKBD Lamongan (1999—2004), Kepala Bidang Anggaran Kabupaten Lamongan (2004—2012).

(Foto: Instagram @yuhronur_yes)

Ia juga pernah menjadi Direktur BPR Bank Daerah Lamongan (2012) dan Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan (2012). Pada Pilkada 2020, ia terpilih sebagai Bupati Lamongan bersama wakilnya, Abdul Rouf.

(Foto: Instagram @yuhronur_yes)

Namanya Jadi Sorotan KPK, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Ternyata Punya Segudang Prestasi

Prestasi

Yuhronur punya segudang prestasi, seperti mengutip laman resmi ppid.lamongankab.go.id:

1. ASN Berprestasi peraih Satyalencana
2. Pembina Terbaik K3 di Provinsi Jawa Timur
3. Tokoh Olahraga Terbaik Atas dedikasi terhadap Persela
4. Pemimpin Terbaik Dalam Penanganan Pandemi Covid-19
5. Kepala Daerah Yang kaya Inovasi Digital dan Peduli UMKM Penerima
6. Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI)
7. Penerima PWI Jatim Award 2022 kategori tokoh pemerintahan atas kerja kerasnya membangun daerah
8. Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Terbaik I Jawa Timur

Lantik Pejabat Tinggi Pratama dan Pengawas di Pemkot Pasuruan, Ini Pesan Gus Ipul
Lantik Pejabat Tinggi Pratama dan Pengawas di Pemkot Pasuruan, Ini Pesan Gus Ipul

Kota Pasuruan telah dapat banyak prestasi, Gus Ipul pun meminta prestasi tersebut semakin ditambah.

Baca Selengkapnya
Resmi Lengser, Ini Sisi Lain Ika Puspitasari 'Ning Ita' Mantan Wali Kota Mojokerto
Resmi Lengser, Ini Sisi Lain Ika Puspitasari 'Ning Ita' Mantan Wali Kota Mojokerto

Wali Kota perempuan pertama di Mojokerto ini banyak mengukir prestasi

Baca Selengkapnya
Wisuda Purnabakti Pengayoman, Sekjen Kemenkumham: Pengabdian Bagi Bangsa Belum Selesai
Wisuda Purnabakti Pengayoman, Sekjen Kemenkumham: Pengabdian Bagi Bangsa Belum Selesai

Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menggelar Upacara Wisuda bagi Pegawai Kemenkumham yang memasuki masa Purnabakti

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Honor Tak Menentu, Pemilik PAUD di Rangkasbitung Jualan Bakso Goreng Demi Menggaji Tenaga Pengajar
Honor Tak Menentu, Pemilik PAUD di Rangkasbitung Jualan Bakso Goreng Demi Menggaji Tenaga Pengajar

Usai mengajar, pemilik lembaga bernama Ida Susanti itu bergegas pulang untuk membuat basreng secara rumahan.

Baca Selengkapnya
Disebut Mirip Choi Woo Shik, 8 Potret Tampan Anak Ganjar Pranowo yang Miliki Banyak Prestasi Membanggakan
Disebut Mirip Choi Woo Shik, 8 Potret Tampan Anak Ganjar Pranowo yang Miliki Banyak Prestasi Membanggakan

Alam Ganjar disebut-sebut miliki paras mirip dengan Choi Woo Shik

Baca Selengkapnya
Pejabat Pemprov Bali Tonjok Pegawai Honorer Tanpa Alasan Jelas, Buntutnya Dicopot
Pejabat Pemprov Bali Tonjok Pegawai Honorer Tanpa Alasan Jelas, Buntutnya Dicopot

Saat ini, korban sedang pemulihan di bagian mata yang dipukul pelaku.

Baca Selengkapnya
Potret Suasana Rumah Maxime Bouttier Pasca Kematian sang Ibundaya - Luna Maya Terekam Bagikan Kopi ke Pelayat.
Potret Suasana Rumah Maxime Bouttier Pasca Kematian sang Ibundaya - Luna Maya Terekam Bagikan Kopi ke Pelayat.

Rumah Maxime Bouttier dipenuhi oleh pelayat yang menyampaikan duka cita atas kepergian Ibunda

Baca Selengkapnya
Bupati Enos Berkantor di Kecamatan Madang Suku II, Warga Sambut Gembira!
Bupati Enos Berkantor di Kecamatan Madang Suku II, Warga Sambut Gembira!

Bupati OKU Timur Lanosin mengajak beberapa Kepala OPD Ngantor di Kantor Camat Madang Suku II guna menyerap langsung aspirasi masyarakat.

Baca Selengkapnya
Terlibat Kasus Sabu-Sabu, Dua Pegawai Honorer di Lumajang Langsung Dipecat dan Masuk Penjara
Terlibat Kasus Sabu-Sabu, Dua Pegawai Honorer di Lumajang Langsung Dipecat dan Masuk Penjara

"Mereka sudah kami berhentikan, saya tidak perlu adanya asas praduga tak bersalah," kata Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni.

Baca Selengkapnya
DPRD Ungkap Gaji Guru Honoror di SDN Malaka Jaya 10 Jaktim Dipotong dari Rp9 Juta Jadi Rp300 Ribu
DPRD Ungkap Gaji Guru Honoror di SDN Malaka Jaya 10 Jaktim Dipotong dari Rp9 Juta Jadi Rp300 Ribu

Ia meminta agar Pemprov DKI menindaklanjuti temuan tersebut dan memecat kepala sekolah di sana.

Baca Selengkapnya