Mengenal Ritual Tiban, Cara Warga Trenggalek Sampaikan Pesan Keseimbangan Alam

Selasa, 30 Juni 2020 15:15 Reporter : Rizka Nur Laily M
Mengenal Ritual Tiban, Cara Warga Trenggalek Sampaikan Pesan Keseimbangan Alam Ritual Tiban di Trenggalek, tradisi meminta hujan. ©2020 Merdeka.com/id.wikipedia.org

Merdeka.com - Masyarakat di berbagai daerah memiliki kebiasaan unik untuk meminta hujan. Salah satunya yakni masyarakat Trenggalek, Jawa Timur dengan Ritual Tibannya.

Ritual atau ada juga yang menyebutnya Tari Tiban rutin dipertunjukkan ketika musim kemarau panjang. Tujuan diselenggarakannya Ritual Tiban yakni untuk memohon turunnya hujan, sebagaimana dikutip dari eastjava.com.

1 dari 5 halaman

Tradisi Turun-temurun

ritual tiban di trenggalek tradisi meminta hujan

©2020 Merdeka.com/id.wikipedia.org

Ritual Tiban sudah menjadi kebudayaan yang mandarah daging dengan kehidupan masyarakat Kabupaten Trenggalek. Penyelenggaraannya sendiri dilakukan secara turun-temurun sejak zaman nenek moyang.

Dalam pelaksanaannya, ada dua kelompok yang masing-masing dipimpin seorang wasit. Dalam Ritual Tiban, wasit ini disebut dengan Landang atau Plandang.

Ritual Tiban juga selalu diiringi alunan music gamelan dengan komposisi lengkap. Terdiri dari kendang, kentongan, dan gambang laras.

Tari Tiban terbagi menjadi 2 kelompok, masing-masing dipimpin 1 orang wasit atau biasa disebut Landang atau Plandang. Dalam ritual ini selalu diiringi dengan alunan musik layaknya gamelan lengkap yang terdiri dari kendang, kentongan, dan gambang laras.

2 dari 5 halaman

Adu Kesaktian

ritual tiban di trenggalek tradisi meminta hujan

©2020 Merdeka.com/id.wikipedia.org

Dua kelompok berhadapan saling mengadu kesaktian sembari menari dan mencambuk lawan. Cambuk yang digunakan dalam ritual ini adalah ujung atau lidi dari pohon aren. Sementara itu, hitungan cambukan ditentukan oleh Landang.

Permainan adu kesaktian itu berlanjut hingga sore hari. Jika ada kelompok yang tidak sanggup melanjutkan permainan, maka akan digantikan oleh kelompok berikutnya.

3 dari 5 halaman

Pesan Keseimbangan Alam

ilustrasi alam terbuka

©Shutterstock.com/ szefei

Ritual Tiban sendiri menjadi simbol permintaan kepada Yang Maha Kuasa supaya hujan diturunkan di daerah setempat. Ritual ini juga menjadi simbol harapan tentang kelestarian alam.

Meskipun dalam pelaksanaannya ada adu kesaktian, tapi ritual ini tidak menonjolkan unsur kekerasan. Justru menunjukkan nilai-nilai luhur mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam.

4 dari 5 halaman

Ritual Tiban di Blitar

hujanan

shutterstock

Senada, masyarakat Desa Sawentar, Kanigoro, Blitar juga melaksanakan Ritual Tiban untuk meminta hujan. Tradisi kebudayaan ini dilakukan setahun sekali. Biasanya tidak hanya masyarakat desa setempat yang meramaikan tradisi ini, tetapi juga para warga dari desa-desa di sekitarnya.

Dikutip dari blog.iain-tulungagung.ac.id, Pagelaran Tiban di Desa Sawentar dimulai dari siang sampai sore hari. Waktu ini dianggap tepat, mengingat para petani setempat sudah aktivitasnya sudah senggang. Tradisi Tiban di Blitar digelar selama beberapa hari.

5 dari 5 halaman

Aturan yang Harus Dipatuhi

ritual tiban di trenggalek tradisi meminta hujan

©2020 Merdeka.com/id.wikipedia.org

Dalam kesenian Tiban, ada aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh para pemain. Di antaranya, para peserta melepas baju saat memasuki gelanggang. Mereka hanya diperbolehkan memakai celana.

Selain itu, pecut dipegang dengan tangan kanan dan genggamannya setara dengan pucuk bawah lidi. Cara mencambuk pun dari arah kanan, tidak boleh dari arah kiri. Tak kalah penting dari semua itu, pecut para pemain tidak diperkenankan mengenai kepala dan alat kelamin lawan.

Semua peserta dalam Ritual Tiban merupakan laki-laki berusia 20 tahun ke atas. Wasitnya pun dipilih dari orang yang memang mengerti seluk beluk peraturan kesenian Tiban. Hal ini diperlukan untuk menjaga stabilitas maupun sportivitas peserta.

[rka]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini