Mengenal Penyebab Paru-Paru Basah dan Cara Efektif Untuk Mencegahnya
Merdeka.com - Infeksi saluran napas bawah masih tetap merupakan masalah utama dalam bidang kesehatan, baik di negara yang sedang berkembang maupun yang sudah maju.
World Health Organization (WHO) melaporkan infeksi saluran napas bawah sebagai infeksi penyebab kematian paling sering di dunia dengan hampir 3,5 juta kematian per tahun.
Secara klinis, paru-paru basah atau yang memiliki istilah medis pneumonia, didefinisikan sebagai suatu peradangan paru. Penyebab paru-paru basah adalah mikroorganisme (bakteri, virus, jamur, parasit).
Pneumonia merupakan penyakit berbahaya karena tidak adanya asupan oksigen pada paru-paru untuk dialirkan ke seluruh tubuh. Pneumonia atau paru-paru basah adalah penyakit infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli), dengan gejala batuk pilek yang disertai napas sesak atau napas cepat.
Penyakit ini mempunyai tingkat kematian yang tinggi. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai penyebab paru-paru basah, gejala-gejalanya, cara efektif untuk mencegahnya.
Mengenal Paru-Paru Basah
Paru-paru basah adalah kondisi di mana terdapat cairan berlebihan pada area paru-paru dan rongga dada. Pada area tersebut, terdapat sebuah membran tipis yang bernama pleura. Membran pleura menyelubungi bagian luar paru-paru dan bagian dalam rongga dada.
Pada dasarnya, di membran pleura selalu tersedia sedikit cairan untuk melumasi paru-paru yang kembang-kempis dalam rongga dada pada saat manusia bernapas. Kondisi paru-paru basah terjadi ketika ada penumpukan cairan yang berlebihan pada pleura atau yang disebut efusi pleura.
Hal ini yang lalu dikenal secara luas dengan istilah paru-paru basah. Paru-paru basah adalah jenis penyakit yang serius karena dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian.
Sekitar 15% pasien penyakit paru-paru basah yang dirawat di rumah sakit pada akhirnya meninggal dunia dalam rentang waktu 30 hari. Paru-paru basah dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa.
Gejala Paru-Paru Basah
Apabila seseorang yang mengidap paru-paru basah, hal tersebut akan tampak berdasarkan ciri-ciri atau gejala umum yang kerap muncul seperti di bawah ini;
Apabila diri Anda atau Anda melihat orang-orang di sekitar terutama anak-anak mengalami ciri-ciri seperti yang dijabarkan di atas, maka sebaiknya Anda segera memeriksakan diri dan membawa sanak keluarga tersebut ke dokter untuk diagnosa yang lebih lanjut dan akurat.
Penyebab Paru-Paru Basah
Terdapat beberapa hal yang dapat menjadi penyebab paru-paru basah, antara lain;
1. Infeksi BakteriPenyebab paru-paru basah yang pertama adalah infeksi bakteri. Bakteri penyebab paru-paru basah yang paling umum adalah Streptococcus pneumoniae.
Di samping itu, terdapat pula bakteri Legionella pneumophila, Mycoplasma pneumoniae, Staphylococcus aureus, dan Haemophilus influenzae. Penyebab paru-paru basah bisa dikarenakan oleh penularan kuman dari orang lain atau akibat menggunakan alat ventilator jangka panjang.
2. Infeksi VirusPenyebab paru-paru basah yang kedua adalah infeksi virus. Infeksi virus penyakit flu, bronkitis, dan bronkiolitis adalah penyebab paru-paru basah yang umum pada balita.
Jenis paru-paru basah ini biasanya lebih ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam 1-3 minggu tanpa pengobatan.
3. Infeksi JamurPenyebab paru-paru basah yang ketiga adalah infeksi jamur. Penyebab jenis ini banyak terjadi pada orang-orang yang memiliki masalah kesehatan kronis atau sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Contoh jamur yang dapat menginfeksi dan menjadi penyebab paru-paru basah adalah Pneumocystis jirovecii, Cryptococcus, dan Histoplasmosis.
Jenis Paru-Paru Basah
Sementara itu untuk jenisnya, penyakit paru-paru basah dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori yaitu kategori transudatif dan eksudati.
1. TransudatifPenyakit paru-paru basah jenis transudatif biasanya terjadi ketika ada kelebihan kadar cairan dalam rongga pleura.
Dalam kondisi ini, cairan tersebut biasanya tidak perlu dikeluarkan kecuali memang kadar kelebihannya sudah terakumulasi menjadi sangat banyak.
Kondisi paru-paru basah jenis transudatif pada umumnya disebabkan oleh kondisi gagal jantung kongestif.
2. EksudatifPenyakit paru-paru basah jenis eksudatif biasanya muncul saat terjadi kelebihan cairan atau nanah yang terbentuk dari protein, darah, sel-sel terinfeksi, dan bakteri yang merembes dari pembuluh darah rusak ke pleura.
Penyebab paru-paru basah jenis ini umumnya adalah pneumonia dan kanker paru-paru. Cairan eksudatif yang berlebihan biasanya harus dikeluarkan, tergantung jumlah cairan dan tingkat keparahnya peradangan yang terjadi.
Cara Mencegah Paru-Paru Basah
Cara mencegah paru-paru basah bisa dilakukan dengan beberapa cara di bawah ini, di antaranya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Berikut cara-cara pencegahannya yang efektif;
Penyakit paru-paru basah adalah satu masalah kesehatan yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut dari dokter spesialis paru-paru.
Karena jika tidak ditangani dengan segera, penyakit ini dapat berpotensi menjadi semakin serius dan membahayakan kinerja paru-paru.
(mdk/edl)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya