Kisah Warung Nasi Tempong Legendaris di Banyuwangi, Awalnya Langganan Anak Kos Kini Jadi Kuliner Favorit Wisatawan

Warung ini masuk daftar teratas wisata kuliner khas Banyuwangi

Rizka Nur Laily M
Oleh Rizka Nur Laily M - Reporter
Kisah Warung Nasi Tempong Legendaris di Banyuwangi, Awalnya Langganan Anak Kos Kini Jadi Kuliner Favorit Wisatawan
Sego Tempong Mbok Wah Banyuwangi (© 2024 merdeka.com/Kemenparekraf RI)
Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/Kemenparekraf RI

Siapa yang tak kenal dengan Nasi Tempong, kuliner khas Banyuwangi, Jawa Timur ini merupakan favorit warga lokal maupun wisatawan. Salah satu warung nasi tempong legendaris di bumi Blambangan ialah Sego Tempong Mbok Wah di Desa Bakungan, Kecamatan Glagah. 

Dulunya Warung Kecil

Warung Sego Tempong Mbok Wah sudah ada sejak tahun 1990-an. Sebelum menjadi terkenal seperti sekarang, warung ini dulunya sangat sederhana dan konsumennya terbatas. Awalnya, Puji Lestari, pemilik Sego Tempong Mbok Wah, membuka warung kecil-kecilan untuk melayani kebutuhan makan anak-anak indekos di sekitar rumahnya di Desa Bakungan. Cita rasa nikmat dan harga yang terjangkau membuat warung makan milik Puji semakin ramai. 

Pada tahun 2000-an, Puji resmi menjadi nasabah BRI klaster Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Berkat pinjaman modal dari BRI, warung Sego Tempong Mbok Wah semakin berkembang. Bangunan warung yang awalnya kecil diperluas. Bangunan luas dan nyaman membuat warung Sego Tempong Mbok Wah semakin ramai pembeli. Awalnya terbatas dari kalangan anak-anak indekos, menjadi semakin beragam.

Bahkan, kini Puji tengah mempersiapkan bangunan baru di seberang warung Sego Tempong Mbok Wah saat ini untuk membuka cabang baru. Mengutip situs resmi Kemenparekraf RI, kini Sego Tempong Mbok Wah jadi salah satu tujuan wisata kuliner khas Banyuwangi. 

Kelezatan Sego Tempong

Kelezatan Sego Tempong<br>
© 2024 merdeka.com/Google Maps

Sego Tempong merupakan nasi yang disajikan dengan beragam lauk pauk, lalapan, serta sambal. Mengutip situs resmi pariwisata Banyuwangi, Tempong merupakan kata dalam Bahasa Osing yang artinya tampar. Cita rasa pedas dari nasi tempong memberikan sensasi seperti ditampar. 

Seporsi Sego Tempong Mbok Wah terdiri dari nasi, sayur, tempe, tahu, ikan asin, dan sambal yang terkenal pedas. Selain itu, pembeli bebas memilih lauk tambahan yang diinginkan.

Dua wisatawan asal Jakarta, Ami dan Icha sengaja datang ke Banyuwangi untuk menikmati Sego Tempong Mbok Wah.

“Pedes pastinya, sambalnya mantap banget sih,” ungkap Ami, dikutip dari akun YouTube Bank BRI, Sabtu (9/3/2024).

“Rasanya mewah, tapi harganya murah. Mulai dari Rp10 ribu, tergantung nanti nambah lauk apa,” ujar Icha.

Bayar Mudah Pakai QRIS

Sego Tempong Mbok Wah cocok untuk para pencinta pedas. Setiap hari, warung ini menghabiskan lima kilogram cabai untuk membuat sambal.

Tak hanya memanjakan pembeli dengan cita rasa pedas dan nikmat masakan, warung Sego Tempong Mbok Wah juga terus berusaha memberikan pelayanan terbaik. Pembeli tidak perlu menunggu lama untuk dapat menyantap sego tempong karena warung ini memiliki beberapa pegawai yang sigap melayani. 

Dok. Istimewa
© 2024 merdeka.com/YouTube BANK BRI

Selain itu, pembeli juga dimudahkan dalam urusan pembayaran. Pembeli bisa membayar kuliner khas ini secara cashless melalui QRIS. 

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

“Enggak perlu khawatir kalau tidak bawa uang cash, yang penting ada BRImo bisa bayar pakai QRIS,” terang Icha, salah satu pembeli Sego Tempong Mbok Wah. 

Simak keseruan Icha dan Ami menyantap kuliner khas Banyuwangi melalui video ini.

Rekomendasi