Kisah Kesaktian Sunan Ampel, Hidupkan Murid Kesayangan untuk Bersihkan Masjid
Merdeka.com - Sunan Ampel dikisahkan pernah menghidupkan salah seorang murid kesayangannya yang bernama Mbah Sholeh. Konon, peristiwa itu tidak serta merta terjadi.
Mbah Sholeh dikenal sebagai santri yang rajin dan taat. Ia dikenal senang membersihkan masjid yang kini dikenal sebagai Masjid Agung Ampel. Tampilan masjid menjadi kinclong karena setiap hari Mbah Sholeh tidak pernah absen membersihkannya.
Selepas kepergian Mbah Sholeh, masjid tidak pernah sebersih dulu. Meskipun setiap hari para murid Sunan Ampel bergantian membersihkannya.
Sosok Mbah Sholeh
Tingkat kerajinan Mbah Sholeh seolah tidak ada yang menandingi. Tak heran jika ia menjadi salah satu murid atau santri kesayangan Sunan Ampel.
Saat Mbah Sholeh meninggal, Sunan Ampel merasa gelisah. Mbah Sholeh kemudian dimakamkan di pelataran samping masjid. Cerita mengenai karamah Mbah Sholeh yang bermula dari tuah Sunan Ampel pun menyeruak.
Ingatan Sunan Ampel tertuju kepada Mbah Sholeh ketika mendapati masjid tidak pernah sekinclong dulu. Padahal para santri bergantian membersihkannya.
"Jadi, ceritanya Sunan Ampel itu dulu seperti berucap, kira-kira begini, kalau saja Mbah Sholeh masih hidup pasti masjid bersih," ujar salah satu peziarah, Sukarjan, dikutip dari liputan6.com (23/11/2018).
Hadir Kembali
Tak disangka ucapan Sunan Ampel menjadi kenyataan. Keesokan harinya, para santri dan masyarakat sekitar kembali melihat sosok Mbah Sholeh. Kondisi masjid didirikan pada abad ke-18 sekitar 1430 Masehi pun kembali kinclong.
Masyarakat setempat yakin sosok yang membersihkan masjid ialah Mbah Sholeh. Namun, seiring waktu, Mbah Sholeh kembali meninggal. Sepeninggal Mbah Sholeh, Sunan Ampel terus mengulangi pernyataannya.
Ucapan “kalau Mbah Sholeh masih hidup dan masjid jadi bersih” itu kembali membuat Mbah Sholeh hadir di masjid. Hal ini berulang hingga sembilan kali.
Kehadiran Mbah Sholeh berhenti setelah Sunan Ampel meninggal. Di pelataran masjid, makam Mbah Sholeh terdapat sembilan buah.
Ramai Peziarah

©2015 Merdeka.com
Dalam cerita tutur yang berkembang di masyarakat, beredar dua versi cerita mengenai Mbah Sholeh. Pertama, yang menganggap sosok yang hadir pascakematian Mbah Sholeh hanya menyerupai sosoknya. Kedua, banyak yang yakin bahwa kehadiran Mbah Sholeh berulang kali tidak lain lantaran karamah yang dimiliki Sunan Ampel.
Kisah Mbah Sholeh dan sembilan kuburan itu masih langgeng hingga sekarang. Banyak peziarah yang datang ke Masjid Agung Sunan Ampel di Jalan Ampel, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya dan berziarah ke sembilan makam itu.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya