Jenis Batuan Endapan dan Proses Terbentuknya, Menarik Diketahui
Merdeka.com - Batuan endapan, atau yang juga disebut batuan sedimen, adalah jenis batu yang terbentuk karena proses pemadatan (compaction) dan sementasi (sementation) dari sedimen di permukaan bumi dan di bawah tanah atau didalam air.
Sedimentasi adalah nama kolektif untuk proses yang menyebabkan partikel mineral atau organik mengendap pada tempatnya. Sebelum diendapkan, sedimen dibentuk oleh proses pelapukan dan erosi dari daerah sumber, kemudian diangkut ke tempat pengendapan oleh air, angin, es, gerakan massa atau gletser, yang disebut agen transportasi.
Sedimentasi juga dapat terjadi karena endapan mineral dari larutan air atau cangkang makhluk air yang terlepas dari suspensi.Batuan sedimen merupakan satu-satunya jenis batuan yang mengandung fosil, atau bukti dari masa lalu.
Berikut penjelasan selengkapnya mengenai jenis batuan endapan atau batuan sedimen yang menarik untuk Anda pelajari.
Mengenal Apa Itu Batuan Endapan atau Sedimen
Batuan adalah benda padat yang terbuat secara alami dari mineral atau mineraloid. Secara umum terdapat tiga jenis batuan yang ada di permukaan bumi, yaitu batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf. Setiap jenis batuan berasal dari proses pembentukan yang berbeda-beda.
Batuan sedimen atau batuan endapan merupakan batuan yang terbentuk di permukaan bumi pada kondisi temperatur dan tekanan yang rendah. Batuan Sedimen adalah batuan yang paling banyak tersingkap di permukaan bumi, dengan jumlah kurang lebih 75 % dari luas permukaan bumi.
Batuan ini berasal dari batuan yang lebih dahulu terbentuk, yang mengalami pelapukan, erosi, dan kemudian lapukannya diangkut oleh air, udara yang selanjutnya diendapkan dan berakumulasi di dalam cekungan pengendapan, membentuk sedimen.
Material-material sedimen itu kemudian terkompaksi, mengeras, mengalami litifikasi, dan terbentuklah batuan sedimen. Batuan sedimen terdiri dari berbagai macam jenis tergantung dari kandungan mineral yang terdapat di dalamnya, seperti yang dikutip dari e-Proceeding of Engineering 2017 oleh Intitut Teknologi Bandung.
Proses Pembentukan Batuan Endapan atau Sedimen
Mengutip Buku Ajar Pengantar Geologi karya M. Zuhdi, batuan sedimen terbentuk dari batuan-batuan yang telah ada yang mengalami pelapukan, dorongan oleh air, pengikisan-pengikisan oleh angin serta proses, diagnesa, transportasi dan litifikasi.
Batuan ini terendapkan di tempat-tempat yang relatif lebih rendah letaknya dari batuan asalnya, misalnya di laut, samudera, ataupun danau-danau. Mula-mula, batuan sedimen merupakan batuan-batuan yang lunak. Akan tetapi karena proses diagenesa maka batuan-batuan lunak tadi berubah menjadi keras.
Batuan sedimen yang terbentuk secara kimia ataupun organik mempunyai satu kesamaan yaitu terbentuk oleh akumulasi larutan-larutan. Di samping batuan sedimen di atas, ada pula sejenis batuan sedimen yang sebagian besar mengandung bahan-bahan tidak larut, misalnya endapan puing pada lereng pegunungan sebagai hasil penghancuran batuan-batuan yang mengalami pelapukan, penyinaran matahari, ataupun kikisan angin.
Batuan yang demikian ini disebut eluvium dan disebut alluvium jika dihanyutkan oleh air. Sifat utama dari batuan sedimen adalah berlapis-lapis. Pada awalnya batuan sedimen diendapkan secara mendatar dengan batuan termuda berada di bagian atas.
Jenis Batuan Endapan atau Sedimen
Jenis batuan endapan terbagi menjadi beberapa kategori, di antaranya adalah sebagai berikut;
1. Dilihat dari tenaga pengangkutnya
2. Dlihat dari tempat pengendapannya
3. Dilihat dari proses pengendapannya
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya