Gejala Angin Duduk Beserta Penyebab dan Faktor Risikonya, Berikut Selengkapnya

Kamis, 10 Juni 2021 15:05 Reporter : Edelweis Lararenjana
Gejala Angin Duduk Beserta Penyebab dan Faktor Risikonya, Berikut Selengkapnya Ilustrasi duduk. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/Marcin Balcerzak

Merdeka.com - Penyakit angin duduk atau dalam istilah medis disebut dengan penyakit angina, adalah jenis nyeri dada yang disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke jantung. Angin duduk adalah nyeri dada atau ketidaknyamanan yang disebabkan ketika otot jantung tidak mendapatkan cukup darah yang kaya oksigen.

Rasa tidak nyaman juga dapat terjadi di bahu, lengan, leher, rahang, atau punggung. Nyeri angin duduk bahkan mungkin terasa seperti gangguan pencernaan. Angin duduk seringkali digambarkan dengan kondisi di dada yang teremas, tertekan, berat, sesak, dan sakit. Beberapa orang juga mendeskripsikan gejala angin duduk seperti seolah-olah ada beban besar dan berat seperti batu yang menimpa dan menindih dada.

Angina atau angin duduk adalah gejala penyakit arteri koroner. Terdapat banyak jenis angina, termasuk angina mikrovaskular, angina Prinzmetal, angina stabil, angina tidak stabil dan angina varian. Kondisi ini biasanya terjadi karena satu atau lebih arteri koroner menyempit atau tersumbat, disebut juga iskemia.

Tergantung pada jenis angin duduk yang Anda alami, terdapat banyak faktor yang dapat memicu nyeri angin duduk. Gejala angin duduk juga bervariasi berdasarkan jenis angin duduk yang Anda alami. Berikut uraian selengkapnya.

Baca Selanjutnya: Jenis-Jenis Angin Duduk...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini