Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Gambaran Surga Ada di Telapak Kaki Ibu, Setiap Pulang ke Blitar Bung Karno Sungkem pada Ida Ayu Nyoman Rai

Gambaran Surga Ada di Telapak Kaki Ibu, Setiap Pulang ke Blitar Bung Karno Sungkem pada Ida Ayu Nyoman Rai

Foto-foto Bung Karno sungkem pada ibunya mencuri perhatian

Gambaran Surga Ada di Telapak Kaki Ibu, Setiap Pulang ke Blitar Bung Karno Sungkem pada Ida Ayu Nyoman Rai

Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, menjadi orang hebat salah satunya berkat peran besar sang ibu, Ida Ayu Nyoman Rai. Sadar betapa besarnya jasa sang ibu, Bung Karno selalu menghomati perempuan yang melahirkan dan membesarkannya itu. 

(Foto: Dok. ANRI)

Beberapa foto yang menggambarkan hubungan harmonis anak dan ibu adalah saat di mana sang proklamator itu tengah sungkem pada ibunda tercinta. Hal ini dilakukan setiap Bung Karno pulang ke Blitar Jawa Timur.

(Foto: Wikipedia)

Gambaran Surga Ada di Telapak Kaki Ibu, Setiap Pulang ke Blitar Bung Karno Sungkem pada Ida Ayu Nyoman Rai
Gambaran Surga Ada di Telapak Kaki Ibu, Setiap Pulang ke Blitar Bung Karno Sungkem pada Ida Ayu Nyoman Rai

Salah satu momen sungkeman yang penuh haru adalah saat Bung Karno pulang ke Blitar usai Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Rumah sang ibu tampak ramai menyambut kedatangan Bung Karno.

(Foto: Instagram @blitar.heritage)

Pada kesempatan tersebut, Bung Karno mengajak serta istrinya, Fatmawati, sosok yang juga berjasa besar mengantarkan Indonesia hingga meraih kemerdekaannya. Fatmawati juga menghormati Ida Ayu Nyoman Rai sebagaimana sang suami menghormati ibunya. 

(Foto: Instagram @blitar.heritage)

Gambaran Surga Ada di Telapak Kaki Ibu, Setiap Pulang ke Blitar Bung Karno Sungkem pada Ida Ayu Nyoman Rai

Kasih Sayang Ibu

Ida Ayu Nyoman Rai lahir sekitar tahun 1881. Saat remaja ia bersahabat dengan Made  Lastri yang kemudian mengenalkannya dengan seorang guru Jawa pendatang bernama R. Soekeni. Srimben (panggilan akrab Ida Ayu Nyoman Rai) kemudian menikah dengan R. Soekeni pada 15 Juni 1887.

Pernikahan tersebut dikaruniai dua orang anak, Raden Soekarmini dan Soekarno. Tiga tahun pasca kelahiran Soekarmini, pada 6 Juni 1901 Srimben melahirkan Soekarno di sebuah rumah  sederhana di sekitar Makam Belanda kampung Pandean III Surabaya.

Srimben mendidik kedua anaknya dengan bekal spiritual Hindu seperti yang pernah dipelajarinya. Enam bulan usai kelahiran Soekarno, Srimben harus mengikuti suaminya  pindah ke kota kecil kecamatan Ploso (Jombang). Di sinilah ia mengalami penderitaan  luar biasa karena kedua anaknya sering sakit-sakitan.

Srimben sempat sedih saat Soekarno kemudian dirawat kakek neneknya di Tulungagung. Namun, ia kembali bisa bersama putranya saat sang suami pindah tugas ke Mojokerto.

Saat putri sulungnya menikah, Srimben sempat sangat sedih karena harus berpisah dengan sang anak. Ia melipur diri dengan memfokuskan diri  melimpahkan kasih sayangnya kepada Soekarno.

Gambaran Surga Ada di Telapak Kaki Ibu, Setiap Pulang ke Blitar Bung Karno Sungkem pada Ida Ayu Nyoman Rai

Mengutip laman resmi Perpusnas Indonesia, Srimben alias Ida Ayu Nyoman Rai meninggal pada 12 September 1958. Makamnya terletak di kompleks makam Bung Karno di Blitar Jawa Timur. Letaknya berdampingan dengan makan putranya Soekarno dan suaminya R. Soekeni Sosrodihardjo.

Geger Kotak Suara Pilkades di Tangerang Berasap, Dibuka Ada Empat Surat Suara Terbakar
Geger Kotak Suara Pilkades di Tangerang Berasap, Dibuka Ada Empat Surat Suara Terbakar

Warga yang mendengar dan mengetahui peristiwa itu dari media sosial mendatangi lokasi karena penasaran.

Baca Selengkapnya icon-hand
Jarang Tersorot, 8 Foto Kehangatan Keluarga Egy Maulana Vikri Yang Dikenal Sangat Sederhana!
Jarang Tersorot, 8 Foto Kehangatan Keluarga Egy Maulana Vikri Yang Dikenal Sangat Sederhana!

Keluarga Egy yang memang jarang sekali tersorot oleh publik, mereka terlihat hadir di momen haru dan bahagia tersebut. Simak potret keluarga Egy berikut ini!

Baca Selengkapnya icon-hand
Potret Polwan Cantik Bripka Iis Mulyani Tenteng senjata Laras Panjang, Bikin Salfok
Potret Polwan Cantik Bripka Iis Mulyani Tenteng senjata Laras Panjang, Bikin Salfok

Dibagikan dalam media sosial pribadinya, momen ketika dia berpose garang sembari membawa senjata laras panjang. Ia nampak sangat cantik dan memesona.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Ibu Jadi Korban TPPO, Anak Minta Bantuan Kapolri
Ibu Jadi Korban TPPO, Anak Minta Bantuan Kapolri

Laporannya tak kunjung ditindaklanjuti, Herawati mengadu ke Kapolri melalui media sosial. Ternyata cara ini membuat sang pelaku tertangkap.

Baca Selengkapnya icon-hand
Foto Ganjar dalam Unggahan Pengukuhan Guru Besar jadi Polemik, Netralitas UGM Disorot
Foto Ganjar dalam Unggahan Pengukuhan Guru Besar jadi Polemik, Netralitas UGM Disorot

Unggahan UGM di akun media sosialnya tentang kehadiran capres Ganjar Pranowo dalam pengukuhan Guru Besar jadi polemik.

Baca Selengkapnya icon-hand
Nikahi Adiba Khanza, Begini Potret Rumah Egy Maulana yang Punya Toko Kelontong
Nikahi Adiba Khanza, Begini Potret Rumah Egy Maulana yang Punya Toko Kelontong

Pernikahan Adiba Khanza dan Egy Maulana Vikri pada Minggu (10/12) menjadi sorotan utama media sosial. Egy pun menjadi sorotan media, yuk simak selengkapnya!

Baca Selengkapnya icon-hand
Maling Bobol Toko Emas di Parepare, Perhiasan yang Dibawa Kabur Berjatuhan
Maling Bobol Toko Emas di Parepare, Perhiasan yang Dibawa Kabur Berjatuhan

Toko emas di Kota Parepare dibobol maling pada Selasa (25/7) pukul 08.00 Wita. Pencurian itu membuat heboh warga dan videonya ramai di media sosial.

Baca Selengkapnya icon-hand
Grogi, Bripka Rubangi Anggota Polsek Kawunganten Tak Hafal Pancasila Sampai Disorakin
Grogi, Bripka Rubangi Anggota Polsek Kawunganten Tak Hafal Pancasila Sampai Disorakin

Momen seorang Bhabinkamtibnas tak hafal Pancasila hingga ramai jadi sorotan di media sosial.

Baca Selengkapnya icon-hand
Gagah Turun dari Heli Berpakaian Adat, Momen Kapolri Datang ke Dayak Disambut Panglima Jilah
Gagah Turun dari Heli Berpakaian Adat, Momen Kapolri Datang ke Dayak Disambut Panglima Jilah

Kedatangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dianugerahi gelar Patih Bakula oleh Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR).

Baca Selengkapnya icon-hand