Foto Sherina di Taman Nasional Baluran Ramai Dikomentari Warganet, Ini Katanya
Merdeka.com - Swafoto penyanyi sekaligus aktris Sherina Munaf di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur yang diunggah akun Instagram @bwi24jam, Selasa (27/4/2021) ramai dikomentari warganet. Banyak di antara mereka yang memberikan pujian kepada pemeran film Petualangan Sherina itu.
Unggahan @bwi24jam itu memantik warganet berkomentar lantaran disertai takarir atau caption yang menggelitik.
“Puasanya masih kuat kan mas? Petualangan @sherinasinna di Taman Nasional Baluran,” tulis @bwi24jam.
Komentar Warganet
Lihat postingan ini di InstagramMenanggapi unggahan di akun informasi daerah @bwi24jam tersebut, para warganet melontarkan beragam komentar nyeleneh.
“Hlooo, santriku,” tulis pemilik akun instagram bernama @yafiaja.
“Admin berusaha menahan?” komentar @bayuari_41.
“Jangan bikin orang batal puasa dosanya besar,” tulis pemilik akun @qadir_qadrie1899.
Unggahan Sherina
Sebelumnya, foto tersebut telah diunggah Sherina melalui akun instagram pribadinya @sherinasinna pada Minggu (18/4). Melengkapi foto tersebut, istri aktor Baskara Mahendra itu menulis takarir cukup panjang.
Dalam unggahan tersebut, Sherina menceritakan bahwasanya ia dan sang suami sedang melakukan perjalanan untuk menemukan ketenangan di tengah situasi serba tak pasti.
“It’s been more than a year. Everyone is suffering in different ways, directly & indirectly. Lives are lost, people lost their jobs, hope diminishes, the list goes on,” tulis Sherina.
Anak dari pasangan Triawan Munaf dan Luki Ariani itu menuturkan, mungkin perjuangannya dan Baskara tidak sebanding dengan perjuangan orang lain menghadapi pandemi. Keduanya memiliki pilihan untuk bekerja dari rumah, mengandalkan tabungan, memilih pekerjaan yang tidak melibatkan banyak orang.
“We’re forever grateful to have these privileges, which is why we decided that we’re doing our part by staying/working from our apartment 90% of the time, when others can’t afford to do so,” ungkapnya.
Singgung Kesehatan Mental
Lihat postingan ini di Instagram
Meski demikian, pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung lebih dari setahun membuat kesehatan mental Sherina dan Baskara tidak baik-baik saja. Pembatasan jarak sosial memang bisa diatasi dengan media sosial, di mana masing-masing orang tetap bisa terhubung satu sama lain.
Namun, di sisi lain, konsumsi media sosial yang meningkat selama pandemi juga menimbulkan dampak negatif lain.
“It wasn’t sustainable for us mentally to constantly read the news and be disappointed by how the pandemic is being handled by the people in charge. Or to constantly be disappointed by people who treat this pandemic in ways that we believe are misleading, decreasing its urgency, or spreading misinformation,” tulis perempuan 30 tahun itu.
Kangen Keluarga
Seperti kebanyakan orang, Sherina dan Baskara juga merindukan kebersamaan bersama keluarga, pergi ke luar rumah untuk bekerja, berkarya, berkolaborasi dengan orang lain, berkumpul bersama teman-teman, dan lain sebagainya.
Untuk menanggulangi kesehatan mental keduanya yang mulai terasa tidak baik-baik saja akibat pandemi, Sherina dan Baskara memutuskan untuk mengambil jeda. Keduanya bepergian mengendarai mobil pribadi ke tempat-tempat yang ingin dikunjungi. Taman Nasional Baluran menjadi salah satu tujuan kunjungannya.
“If you can’t immediately ‘adapt’/be ‘inventive’ during this pandemic, IT’S OKAY. For centuries humans thrive as social creatures & everything suddenly changed. Thank you for protecting yourself & others from covid but please remember to take good care of your mental health too,” pungkas perempuan kelahiran Bandung tersebut.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya