Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Dulu Jadi Tempat Mandi Putri Raja saat Sakit, Begini Eksotisnya Air Merambat Roro Kuning Nganjuk

Dulu Jadi Tempat Mandi Putri Raja saat Sakit, Begini Eksotisnya Air Merambat Roro Kuning Nganjuk

Air merambat pada bebatuan

Dulu Jadi Tempat Mandi Putri Raja saat Sakit, Begini Eksotisnya Air Merambat Roro Kuning Nganjuk

Air Terjun Roro Kuning terletak di Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Air terjun ini berada pada ketinggian 600 meter di atas permukaan laut (dpl). Ketinggian air terjun berkisar antara 10-15 meter. Berbeda dari air terjun pada umumnya, Air Terjun Roro Kuning merambat pada bebatuan.
(Foto: Instagram @silljeonn)

Eksotis

Eksotis

Air terjun ini mengalir dari tiga sumber yang berasal dari Gunung Wilis. Air ini merambat di antara bebatuan padas di bawah pepohonan hutan pinus dan membentuk trisula.

Legenda

Penamaan air terjun "Roro Kuning" berasal dari dua tokoh, yaitu Ruting dan Roro Kuning. Ruting adalah Dewi Kilisuci, sementara Roro Kuning adalah Dewi Sekartaji.

Suatu saat, Dewi Sekartaji putri Raja Dhoho dan Dewi Kilisuci putri Raja Medang Kahuripan sedang sakit. Sementara itu, di kerajaan tidak ada yang bisa menyembuhkan keduanya.

Kedua putri raja kemudian melakukan perjalanan panjang, naik dan turun gunung hingga sampai di lereng Gunung Wilis yang berada di Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Di sana, mereka bertemu dengan Resi Darmo.

Dulu Jadi Tempat Mandi Putri Raja saat Sakit, Begini Eksotisnya Air Merambat Roro Kuning Nganjuk

Resi Darmo inilah yang merawat kedua putri raja hingga sembuh. Sang resi mengobati sakit Dewi Kilisuci dan Dewi Sekartaji dengan ramuan tradisional. Selama proses penyembuhan, kedua putri raja ini sering mandi di air terjun di sekitar lokasi. Resi Darmo mengabadikannya menjadi nama air terjun "Roro Kuning." (Foto: Instagran @Instagram @manikmayacatering)

Air Terjun Lain

Tak jauh dari air merambat Roro Kuning, ada air terjun Pacoban dan air terjun Pacoban Ngunut. Air terjun ini juga memiliki kisah yang lekat dengan Dewi Kilisuci dan Dewi Sekartaji.

Merdeka.com

Pengembaraan Dua Putri Kerajaan

Konon, saat terjadi peperangan antara Kerajaan Kediri dengan Kerajaan Seberang, Kerajaan Kediri mengalami kekalahan. Setelah perang usai, Raja Kerajaan Seberang ingin mempersunting Dewi Kilisuci. Namun keinginan Raja Seberang ditolak. Dewi Kilisuci melarikan diri dan bersembunyi di tengah hutan lereng Gunung Wilis.

Kepergian Dewi Kilisuci ditemani oleh adiknya yaitu Dewi Sekartaji dan Panji Asmorobangun. Sesampainya di tengah hutan di lereng Gunung Wilis, Dewi Sekartaji tiba-tiba sakit. Sementara rombongan tersebut tidak membawa obat-obatan.

Dewi Kilisuci bermaksud mencari dedaunan untuk ramuan obat, namun malang menghampirinya. Saat hendak kembali, ia terperosok dan tidak dapat menemukan di mana adiknya berbaring.

Setelah beberapa hari berjalan, akhirnya Dewi Kilisuci sampai di sebuah air terjun (grojokan) yang banyak bebatuannya. Di sana, ia menemukan bebatuan yang berbentuk meja. Dewi Kilisuci tertidur di sana karena kelelahan. 

Dalam tidurnya, Dewi Kilisuci merasa diganggu oleh makhluk halus (jin). Cobaan demi cobaan datang silih berganti kepada Dewi Kilisuci. Banyaknya cobaan (pacoban) dari makhluk halus membuat air terjun tersebut diberi nama Air Terjun Pacoban.

Semedi hingga Akhir Hayat

Merasa gagal melakukan semedi di tempat pertama, Dewi Kilisuci dengan pakaian yang telah compang-camping berjalan tertatih-tatih menuju air terjun (grojokan) yang posisinya lebih tinggi dari air terjun sebelumnya.

Ternyata keadaan di atas tidak berbeda dengan di bawah, bahkan gangguan dan godaan lebih banyak lagi. Karena godaannya semakin banyak dan semedinya terganggu, lokasi air terjun tersebut diberinya nama Pacoban Ngunut. Walaupun terus mendapatkan godaan, namun Dewi Kilisuci meneruskan semedi hingga akhir hayatnya di tempat tersebut, seperti dikutip dari warisanbudaya.kemdikbud.go.id.

Dulu Jadi Tempat Mandi Putri Raja saat Sakit, Begini Eksotisnya Air Merambat Roro Kuning Nganjuk

Artikel ini ditulis oleh
Rizka Nur laily Muallifa

Editor Rizka Nur laily Muallifa

Reporter
  • Rizka Nur Laily M

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Potret Rumah Masa Kecil Kartika Putri, Mewah Banget dengan Aksen Emas yang Menghadirkan Kesan Elegan

Potret Rumah Masa Kecil Kartika Putri, Mewah Banget dengan Aksen Emas yang Menghadirkan Kesan Elegan

Rumah masa kecil Kartika Putri di Jakarta Timur begitu memikat dengan kenangan tak terhitung

Baca Selengkapnya icon-hand
Kisah Raja Airlangga Lolos dari Maut saat Pesta Pernikahan Diserang Musuh

Kisah Raja Airlangga Lolos dari Maut saat Pesta Pernikahan Diserang Musuh

Airlangga dikenal sebagai salah satu raja berpengaruh di Jawa Timur. Ini kisah hidupnya yang jarang dibahas.

Baca Selengkapnya icon-hand
Momen Keseruan Shindy Putri Kakak Ria Ricis saat Paralayang, Potret Cantiknya Bikin Salfok

Momen Keseruan Shindy Putri Kakak Ria Ricis saat Paralayang, Potret Cantiknya Bikin Salfok

Shindy Putri mengungkapkan keseruannya melihat pemandangan yang begitu indah dari atas.

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Pria di Rote Ndao Bunuh Kakak saat Didoakan, Pelaku Baru Keluar dari Rumah Sakit Jiwa

Pria di Rote Ndao Bunuh Kakak saat Didoakan, Pelaku Baru Keluar dari Rumah Sakit Jiwa

Pelaku melempari para pendoa lalu menusuk kakak kandungnya dengan linggis.

Baca Selengkapnya icon-hand
Jelang Putusan MK, Ratusan Warga Solo Bakar Kemenyan di Depan Rumah Dinas Gibran

Jelang Putusan MK, Ratusan Warga Solo Bakar Kemenyan di Depan Rumah Dinas Gibran

Mereka membakar lima wadah kemenyan dan melakukan aksi bisu.

Baca Selengkapnya icon-hand
Tak Jadi Juara, Putri Ariani Tetap Banjir Dukungan dari Juri AGT 2023

Tak Jadi Juara, Putri Ariani Tetap Banjir Dukungan dari Juri AGT 2023

Terlihat keempat juri memberikan ucapan selamat dan ungkapan bangga kepada Putri.

Baca Selengkapnya icon-hand
Ganjar Heran Putusan MK soal Syarat Cawapres Masih Berlaku Meski Anwar Usman Langgar Etik Berat

Ganjar Heran Putusan MK soal Syarat Cawapres Masih Berlaku Meski Anwar Usman Langgar Etik Berat

Ganjar heran putusan tersebut masih tetap menjadi rujukan dalam bernegara.

Baca Selengkapnya icon-hand