Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Cara Menurunkan Panas Pada Anak dengan Cepat dan Benar, Tak Perlu Panik

5 Cara Menurunkan Panas Pada Anak dengan Cepat dan Benar, Tak Perlu Panik cara menurunkan panas pada anak. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Setiap orang tua pasti akan selalu merasa cemas dan khawatir ketika anaknya sedang sakit. Kondisi anak yang sedang tidak sehat ini akan membuat orang tua kerap menjadi panik dan selalu mencari segala cara untuk bisa sesegera mungkin untuk menyembuhkannya. Salah satu sakit yang kerap diderita pada anak adalah suhu tubuh yang menjadi naik atau panas. Itulah sebabnya orang tua wajib tahu cara menurunkan panas pada anak.

Demam atau panas pada anak-anak memang sering terjadi karena infeksi virus. Kebanyakan sakit ini akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 3-7 hari tanpa adanya penanganan khusus. Selain itu, panas juga bukan merupakan hal yang buruk. Bahkan panas justru memiliki peran penting dalam mengatasi infeksi.

Panas merupakan cara tubuh untuk membuat sistem pertahanan bereaksi melawan kuman yang masuk ke dalam tubuh kita.

Sebelum Anda membawa anak ke dokter, Anda bisa melakukan sedikit pertolongan pertama pada anak yang sedang panas sendiri di rumah. Anda bisa melakukan cara menurunkan panas pada anak secara cepat, agar dapat menjadi pertolongan pertama untuknya.

Untuk mengetahui secara lebih rinci, berikut merdeka.com rangkum cara menurunkan panas pada anak secara cepat yang dilansir dari Liputan6.com, Senin (6/4/2020).

Penyebab Panas Pada Anak

cara menurunkan panas pada anak

Liputan6.com

Penyebab panas pada anak umumnya terjadi karena adanya reaksi kekebalan tubuh saat melawan infeksi, terutama infeksi virus pada saluran pernapasan bagian atas. Namun, pada kasus yang jarang terjadi adalah anak juga dapat mengalami demam akibat infeksi lain seperti infeksi saluran kencing, infeksi telinga, atau bahkan infeksi pada paru-paru.

Selain itu, panas pada anak juga dapat dipicu oleh bakteri seperti meningitis. Tak hanya disebabkan oleh infeksi, panas biasanya juga terjadi akibat reaksi dari setelah vaksinasi. Suhu tubuh anak bisa meningkat bila terlalu lama berada di luar saat cuaca sedang panas, atau karena mengenakan baju yang terlalu tebal.

Terkadang, cukup sulit untuk menentukan apakah demam pada anak dipicu oleh virus biasa seperti flu atau disebabkan oleh kondisi lain yang berbahaya. Untuk itu, biasanya dokter akan menjalankan beberapa pemeriksaan guna memastikan diagnosis. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan dengan cara berikut:

Pemeriksaan Sampel Darah

Pemeriksaan sampel darah dilakukan untuk mengetahui apakah anak terinfeksi oleh bakteri atau virus. Sampel darah juga akan membantu dokter untuk memeriksa apakah sistem kekebalan tubuh anak berfungsi dengan baik atau tidak.

Melalui sampel darah yang diambil, dokter juga akan mengukur kadar elektrolit dalam tubuh untuk memeriksa kemungkinan adanya dehidrasi.

Tes Urine

Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel urine untuk diteliti di laboratorium. Hal tersebut akan membantu dokter untuk melihat kemungkinan infeksi saluran kemih. Bila diperlukan, dokter juga dapat menjalankan kultur urine guna memeriksa kemungkinan adanya bakteri dalam urine.

Rontgen

Rontgen merupakan salah satu cara dokter untuk melakukan diagnosa. Dokter akan melakukan foto rontgen menggunakan radiasi sinar X. Foto Rontgen akan dilakukan bila anak menunjukkan gejala batuk dan sesak napas.

Cara Menurunkan Panas dengan Cepat

cara menurunkan panas pada anak

Liputan6.com

Kompres dengan Air Hangat

Cara menurunkan panas pada anak dengan cepat yang pertama dengan menggunakan kompres air hangat. Ini merupakan cara yang kerap dilakukan oleh orang tua yang sudah dilakukan dari zaman dahulu.

Namun, cara menurunkan panas pada anak ini hanya sementara. Bahkan tidak sama sekali dapat menurunkan panas pada anak.

Bantu Panas Tubuh Anak Cepat Keluar

Cara menurunkan panas pada anak selanjutnya, bisa membantu mengeluarkannya dengan memakaikan pakaian ke anak yang menutupi seluruh tubuhnya. Cara menurunkan panas pada anak tidak harus memakai pakaian tebal, cukup dengan pakaian yang agak tipis namun tertutup, dan selimuti anak.

Selain pakaian, Anda bisa bantu mengeluarkan panas tubuh anak dengan membuat suhu kamar senyaman mungkin. Hal ini berguna agar anak tidak kedinginan atau kepanasan.

Minum Banyak Air

Cara menurunkan panas pada anak dengan cepat yang berikutnya dengan minum banyak cairan. Panas yang diakibatkan oleh virus ini membuat suhu tubuh anak akan jauh lebih hangat dari biasanya. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh berkeringat, sebagai upaya untuk mendinginkan diri.

Akibatnya, tubuh banyak kehilangan cairan sehingga anak rentan mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, berikan asupan cairan dalam jumlah yang cukup kepada anak. Hal ini berguna untuk mengganti cairan yang hilang. Tidak hanya air, beberapa cairan yang dapat Anda berikan pada anak seperti jus, air kaldu dan sop.

Istirahat yang Cukup

Cara menurunkan panas pada anak dengan cepat selanjutnya dengan istirahat yang cukup. Saat anak mengalami panas, tubuh bekerja keras untuk melawan infeksi. Karena itu, anak harus beristirahat sebanyak mungkin.

Meski sulit untuk memintanya agar tetap tidur, setidaknya anak tidak bermain yang terlalu melelahkan. Anak bisa tetap melakukan aktivitas bermain santai seperti membaca buku dan mewarnai.

Pengobatan Herbal

Cara menurunkan panas pada anak dengan cepat yang terakhir dengan menggunakan pengobatan herbal. Salah satu cara yang cukup dikenal dengan menggunakan daun kelor. Menurut seorang dr. Melyarna Putri, daun kelor telah lama digunakan dalam metode pengobatan tradisional.

Hal ini dikarenakan daun kelor memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Hal tersebut yang membuat daun kelor merupakan salah satu pengobatan herbal yang ampuh untuk menurunkan panas pada anak.

(mdk/raf)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP