Angin Kencang dan Cuaca Dingin Sering Terjadi di Nganjuk, Ternyata Ini Penyebabnya
Merdeka.com - Belakangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur diselimuti angin kencang dan cuaca dingin yang ekstrem. Tak heran bila daerah ini disebut sebagai Kota Angin. Pasalnya, angin kencang memang sering terjadi di Kabupaten Nganjuk.
Akun informasi daerah Nganjuk melalui instagramnya @infonganjuk (4/8/2020) memberikan penjelasan ilmiah mengenai penyebab angin kencang dan cuaca dingin yang ekstrem itu. Penjelasan yang dicantumkan di unggahan Instagram itu dikutip dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) dan beberapa lembaga terkait.
Angin dari Benua Australia

©2020 Merdeka.com/Instagram @infonganjuk
Saat ini, mayoritas daerah di Indonesia dipengaruhi oleh angin Muson Timur/Tenggara. Angin yang datangnya dari Benua Australia. Sementara di Australia sendiri, sekarang sedang musim dingin yang ditandai dengan keberadaan salju.
Sedangkan saat ini, posisi Matahari berada di sebelah utara garis khatulistiwa. Hal ini otomatis menyebabkan belahan bumi bagian selatan mengalami musim dingin. Termasuk Benua Australia.
Selanjutnya, sesuai hukum yang berlaku, angin bergerak dari kawasan dengan tekanan tinggi menuju kawasan dengan tekanan rendah.
“Nek hawane adem kui berarti tekanan e tinggi, alias teko Australia moro ngalor. Sreet...Didelok ndek slide sing enek video e ya. Nah sifat e angin teko Australia kui kering karo adem. Makane saiki Indonesia sing lebih bertekanan rendah ngalami angin was wus adem. (Kalau hawanya dingin itu berarti tekanannya tinggi, alias dari Australia menuju ke utara. Sreet…dilihat di slide yang ada videonya ya. Nah sifatnya angiin yang datang dari Australia itu kering dan dingin. Makanya sekarang Indonesia yang memiliki tekanan lebih rendah mengalami angin dingin),” tulis @infonganjuk.
Dataran Rendah

©2020 Merdeka.com/Instagram @infonganjuk
Terlebih ditambah dengan kondisi geografis Nganjuk sebagai dataran rendah, yang berada di antara Gunung Wilis dan Gunung Arjuno. Karena posisi geografis inilah, Nganjuk dijuluki sebagai Kota Angin.
“Ditambah posisi nganjuk kui dataran rendah antara celah e gunung Wilis mbe Arjuno, dadi angine ngumpul trs menggok moro nganjuk. Nah iki pisan sing marakne Nganjuk dijuluki Kutha Angin. Goro2 posisi geografis, dataran rendah walik gunung. Pie kiro2? Wes dong? Wkwkwk dadi nek ditakoni wong2 iso jawab. Hahahah. (Ditambah dengan posisi Nganjuk sebagai dataran rendah yang berada di celah-celah antara Gunung Wilis dan Gunung Arjuno, jadi anginnya terkumpul terus menuju Nganjuk. Nah, ini juga yang membuat Nganjuk dijuluki sebagai Kota Angin. Gara-gara posisi geografis, dataran rendah di balik gunung. Gimana kira-kira? Sudah paham? Wkwkwk jadi kalau ditanya bisa menjawab. Hahahah),” lanjut @infonganjuk.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya